Pemenang Pilpres 17 April 2019

Sharing is caring!

Bela Negara News – Pemilu telah dilaksanakan Pada hari kamis 17 April 2019, segenap warga negara negeri ini menyambut dengan riang dalam suasana kegembiraan layaknya pesta, pelaksanaan hari pencoblosan serentak di hari dan jam yang sama, kecuali di luar negeri pemilu tahun ini dilaksanakan lebih dahulu, namun perhitungan tetap dilaksanakan pada hari yang sama, yakni 17 April 2019.

Seperti pemilu yang terdahulu,  pemilu selalu dihiasi dengan perhitungan cepat atau quick count. Setelah muncul hasil perhitungan cepat, melahirkan berbagai tanggapan pro kontra yang menggiring pada suasana perselisihan dan silang pendapat, dari kedua belah pihak sama-sama merasa menang, ini dampak dari adanya penghitungan cepat, sehingga menimbulkan spekulasi dan pro kontra, kecurigaan dll. Sehingga opini warga negara menjadi terbelah.

Hal ini bukan masalah, karena masuk pada ranah resiko demokrasi. Tetapi yang perlu diperhatikan pemilu itu melibatkan warga negara, yang otomatis harus memenuhi rasa keadilan warga negara secara total. Demi memenuhi rasa keadilan bersama ini adalah tugas bersama untuk menyelesaikan secara tuntas sehingga keutuhan berbangsa dan bernegara kembali harmonis sesuai dengan amanat konstitusi.

Yang merasa dicurangi dan yang merasa dituduh curang, berkewajiban membuktikan dengan fakta hukum. Bukan retorika semata, tetapi perlu adanya tindakan nyata, dan bisa membuktikan bahwa pemilu sekarang ini benar-benar memenuhi asas demokrasi, memenuhi konstitusi dan memenuhi rasa keadilan warga negara.

Kawal proses penghitungan suara dengan seksama, sehingga memenuhi harapan jurdil. Para paslon dan para pendukungnya  harus bisa membuktikan secara nyata dan fakta, sehingga tuduhan kecurangan, tuduhan arogansi ataupun apa sebutannya menjadi terang benderang. Sehingga tidak terjadi fitnah.

Yang menang meraih kemenangan dengan nyata dan merasa terpuaskan, yang kalah merasa puas dengan  mengakui perjuangannya yang belum maksimal. Menang mutlak dan kalah mutlak. Perlu diingat pula, bahwa pemilu adalah hanya bagian kecil dari hasanah berbangsa dan bernegara, tidak harus melupakan tugas-tugas lain yang menyangkut kelangsungan negeri tercinta ini.

Mari kita tundukan kepala, sesungguhnya di setiap titik tindakan kita akan di pinta pertanggungjawaban di hadapan tuhan, manusia ibarat sebutir pasir di pantai jika dibanding alam semesta. Tak perlu merasa jumawa tak perlu ada yang disombongkan, nikmati dan syukuri, karena semua kehidupan adalah karunia tuhan.
Semoga.


19 April 2019
Penulis : Ensu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *