Takbir Akbar Diiringi Obor Keliling Negeri Sapoelalin

Sharing is caring!

Malteng (BNNEWS) – Setelah Putusan Satu Sawal Jatuh Pada Rabu 5 Juni 2019, Para Peserta Lomba Hadrat Dan Cakalele Diajak Turun Kelapangan Untuk Mengelilingi Negeri Wolu Kecamatan Telutih Kabupaten Maluku Tengah, Tepat Pukul 8:00 WIT Dengan Gema Suara Takbiran Secara Berjama’a Yang Akan Digadang Oleh Panitia Angkatan SMP PGRI Wolu Tahun Ajaran 2006.”  Ungkap Samsul.

Sejajar Dengan Agenda Yang Telah Direncanakan Pada Beberapa Waktu Lalu, Kami Telah Menyepakati Sesuai Hasil Evaluasi Awal Pembentukan Panitia Pelaksanaan Kegiatan Festival Budaya Hadrat Dan Cakalele, Maka Finis Malam Takbiran Harus Merangkul Para Peserta Yang Ikut Dalam Pertandingan Budaya Lokal Diharuskan Partisipasi Untuk Mejalankan Takbir Akbar Keliling Kampung. (Tandas Samsul).

Kata Dia, Anak Di Bawah Umur 8- 14 Tahun Yang Masuk Dalam Pertandingan Hadrat Dan Cakalele Sengaja Kami Rangkul Agar Mereka Dapat Mengenal Budaya-Budaya Adat Negeri Yang Telah Tergores Oleh Jaman.

Saya Selaku Ketua Angkatan SMP PGRI Wolu Serta Rekan-Rekan Panitia Pelaksanaan Kegiatan Yang Lahir Dari Pintu SMP PGRI Wolu Tahun Ajaran 2006 Sangat Mengharapkan Adik-Adik Kita Agar Diharuskan Tampil Ditengah-Tengah Masyarakat Dengan Penampilan Baru Untuk Membudidayakan Hubungan Adat Negeri Sebagai Gagasan Kearifan Lokal Agar Masyarakat Dapat Mengenal Adat-Istiadat Negeri Yang Telah Dikunci Oleh Jaman.” Ujar Samsul.

Kata Dia, Takbir Akbar Sangat Langkah Ditopang Oleh Masyarakat Pada Saat Menjelang Malam Satu Sawal Yaitu Hari Raya Idhul Fitri, Sebenarnya Pawai Akbar Dengan Menggunakan Obor Batang Bambu Keliling Lebih Kondusif Karna Sistemnya Sangat Manual Ketimbang Alat Music Moderen Yang Nantinya Akan Menepis Budaya Budaya Adat Negeri Secara Rutin.

“Dari Empat Mata Jalan Di Negrri Wolu Teleh Kami Soroti Dengan Gema Suara Takbiran Mulai Dari Sudut Jalan Pahlawan, Jalan Kelor, Jalan Manggis, Dan Jalan Diponegoro Telah Kami Keliling Hingga Finis Dipintu Masuk Gapura Sanggar Binaya Negeri Wolu.” Ungkap Samsul.

“Yang Kami Jalankan Bukan Untuk Mengantongi Popularitas, Tapi Kami Sebagai Anak Negeri Punya Perhatian Khusus Untuk Masa Depan Generasi Baru Kedepan Agar Mereka Dapat Mengenal Adat Dan Keamanan.” Tutup Samsul. (Abdul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *