Lokawisata Baturraden Menyuguhkan Keindahan Suasana Gunung Slamet

Sharing is caring!

Purwokerto (BN News) – Lokawisata Baturraden berada di Lereng Gunung Slamet pada ketinggian 640 MSPL. Lokawisata Baturraden berjarak 14 km ke arah utara dari Kota Purwokerto. Disini wisatawan dapat merasakan sejuknya suasana Gunung Slamet serta menikmati indahnya pemandangan Gunung Slamet dan juga pemandangan Kota Purwokerto yang terlihat dari atas.

Wisatawan pun akan betah berlama-lama disini, karena Lokawisata Baturraden, hanya dengan membayar tiket 14 ribu rupiah para wisatawan bisa menikmati berbagai fasilitas yang disediakan, seperti; Kolam Renang, Papan Luncur, Sepeda Air yang berada di salah satu titik tertinggi di Lokawisata Baturraden yang memberikan sensasi yang berbeda, Pemandian Air Hangat Belerang yang dapat 1 menghilangkan rasa lelah dan penat yang pengunjung rasakan.

Waterboom yang cocok untuk area bermain anak, dan juga Cascade Alam yang memiliki pancuran air berasal dari sumber air setinggi 130 m sehingga pancuran tersebut terbentuk tanpa bantuan mesin. Disini wisatawan dapat menikmati fasilitas tersebut secara GRATIS.

Disana terdapat juga Air Terjun Gumawang, Air Terjun ini terletak di dalam Lokawisata Baturraden memiliki ketinggian sekitar 25 Meter. Airnya sangat jernih karena aliran airnya langsung dari mata air Gunung Slamet dan membentuk telaga kecil di bawahnya. Banyak orang sekitar Baturaden melakukan atraksi terjun dari puncak air terjun dan menyelam untuk mengambil logam yang dilemparkan kedalam air oleh pengunjung atau uang setelah melakukan atraksi terjun.

Kepala UPT Lokawisata Baturraden, Mei ketika dikunjungi media Bela Negara News hari Sabtu, 30 November 2019 di kantornya. Mei menjelaskan bahwa jumlah pengunjung pada hari biasa rata-rata 3 ribu orang. Pada hari Sabtu-Minggu bisa meningkat 5 ribu orang pengunjung.

“Pengunjung tiap hari rata rata 3 ribu orang pada hari biasa, hari Sabtu-Minggu bisa meningkat antara 5 ribu bahkan pernah terjadi lonjakan pengunjung 30 ribu orang pada hari besar,” katanya kepada Bela Negara News.

Ditambahkannya, “untuk pendapatan dari retribusi ini mencapai 8 milyar rupiah pertahunnya,” pungkas Mei Kepala UPT Lokawisata Baturraden di Kantornya. (Yus/Yul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *