Warga Desa Cisalak Yang Meninggal Ternyata Terkonfirmasi Positif Covid 19

  • Whatsapp

Sharing is caring!

BN NEWSCIANJUR

Seorang warga Desa Cisalak berinisial M (46) yang meninggal pada hari Minggu 13 Desember 2020 terkonfirmasi positif covid 19.

Hal itu dibenarkan oleh kepala Puskesmas Cibeber Asep Rosihulhaq,S.Kep.,M.Kes ketika diwawancarai Belanegaranews.com via sambungan telpon Senin 14/12/20.

Warga yang meninggal sebelumnya diduga mengidap penyakit Diabetes dan sempat dirawat di RSUD Cianjur, namun meninggal dunia di RSUD Cianjur pada hari minggu 13/12/20, dan jenazahnya di bawa pulang oleh keluarganya, namun sayangya hasil tes Swab keluar setelah jenazah di makamkan dan tidak diketahui oleh pihak keluarga bahwa almarhumah telah terpapar covid19.

Hal ini disampaikan oleh kepala Desa Cisalak H.Iwan Holilurohman,S.E saat dihubungi Belanegaranews.com via telpon,

” Almarhumah meninggal di RSUD Cianjur dan dibawa oleh keluarganya kemarin, dan sempat diinapkan di rumah duka, dan selanjutnya baru hari ini di makamkan” kata Iwan.

Iwan pun merasa terkejut setelah mendapat berita bahwa almarhumah ternyata dinyatakan positif covid 19, sedangkan jenazah diperlakukan seperti jenazah orang meninggal pada umumnya tanpa protokol kesehatan,

” Saya baru dikasih tau bahwa almarhumah positif covid 19, sedangkan semua pemulasaraan jenazah dilakukan seperti layaknya orang meninggal biasa, dari memandikan sampai pemakaman tidak menggunakan protokol covid19″ ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada tindakan apapun dari Puskesmas Cibeber, selain rencana untuk dilakukan Tes Swab kepada warga yang telah melakukan kontak erat dengan Jenazah ataupun ketika almarhumah masih hidup, pada hari Kamis, 17/12/20 mendatang.

Kepala Desa Cisalak berencana untuk mengutamakan warganya yang memandikan jenazah,memakamkan dan keluarga terdekat untuk di swab dan melakukan penyemprotan di lokasi rumah serta lingkungan terdekat.

Iwan menghimbau kepada seluruh warganya untuk lebih waspada, dan selalu menjaga kesehatan dengan patuhi 3M, karena virus corona sudah berada di sekitar kita.

Reporter : Taufik winata

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *