Desa Karangnunggal Cibeber,Siap Atasi Masalah Sampah Dan Produksi Pupuk Organik

  • Whatsapp

Sharing is caring!

 

BN NEWS – CIANJUR

Sebuah Tempat Pengolahan Sampah (TPS) berdiri kokoh diatas tanah milik Pemerintah Desa Karangnunggal, tepatnya di kampung Parabon Desa Karangnunggal Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur.

Bangunan TPS dengan luas 10 X 20 meter2 itu, dibangun oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan dibiayai dari APBN sebesar 600 juta rupiah dengan rincian 400 juta untuk fisik bangunan dan 200 juta untuk pembelian mesin pengolah sampah serta pemberdayaan, anggaran dikucurkan melalui Dinas Lingkungan Hidup program Citarum Harum, dan telah diresmikan oleh Camat Cibeber Ali Akbar,S.Kom.,M.AP. dan dihadiri anggota DPRD Cianjur Fraksi PDIP Erwan Herwandi, (30/01/21) lalu.

Dalam pengelolaanya, Pemerintahan Desa Karangnunggal membentuk Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) dengan beranggotakan warga Desa Karangnunggal,TPS diproyeksikan untuk bisa mengatasi permasalahan limbah sampah rumah tangga warga di Desa Karangnunggal, hasil dari pengolahan sampah, akan diproduksi pupuk organik untuk dijual, sementara untuk sampah non organik, akan di kumpulkan dan disortir di TPS dan dijual ke pengepul barang rongsok, dan diharapkan bisa menambah Penghasilan Asli Desa (PADes).

Kepala Desa Karangnunggal, M.Zamzam Mubarak,S.E. saat diwawancara langsung Belanegaranews.com, Senin 15/02/21 di lokasi TPS mengatakan, dipilihnya Desa Karangnunggal untuk mendapatkan bantuan TPS dari Dinas Lingkungan Hidup melalui program Citarum Harum, dikarenakan Desa Karangnunggal dilintasi anak sungai Citarum, yang mana salah satu upaya mencegah pencemaran aliran sungai Citarum dengan banyaknya warga yang membuang sampah ke aliran sungai Citarum,

“Kedepannya dengan adanya TPS di desa Karangnunggal, bisa mengatasi permasalahan sampah dengan diolah untuk dibuat pupuk organik, tidak lupa, saya atas nama warga dan pemerintah desa Karangnunggal mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Pusat yang telah membantu pembangunan TPS melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPR.” Ucapnya.

Sementara itu, ketua KPP Desa Karangnunggal Ripki menjelaskan,

” KPP akan mengedukasi warga dalam menyortir sampah rumah tangga secara bertahap, untuk sementara ini kita masih tampung semua dan disortir di TPS, adapun nantinya hasil pengolahan limbah rumah tangga akan kita produksi pupuk organik untuk diuji cobakan untuk warga, sebelum dipasarkan dengan dibuat kemasan karung ” jelas Ripki.

Reporter : Taufik winata

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *