
BN News Banyumas || Kamisah seorang perempuan usia 75 tahun, ibu rumah tangga, warga Desa Somakaton Rt.06/Rw.05, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, bernasib naas, kehilangan 26 gram perhiasan emas dan sejumlah uang, setelah kedatangan dua orang tamu yang mengaku petugas vaksin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. Jum’at (15/7/2022).

Saat dikonfirmasi oleh awak media. pada Jum’at (15/7/2022) sekira pukul 15.00 wib, di rumahnya. Kamisah mengatakan, berawal dirinya sekitar pukul 11.00 wib, hari Rabu tanggal 13 Juli 2022 kedatangan dua orang tamu yang mengaku petugas vaksin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.
“Saat itu saya lagi bertandang dirumah tetangga, tiba-tiba ada mobil berhenti persis di pintu halaman rumah saya & salah seorang turun dari mobilnya, jadi saya bergegas mendekatinya dan menanyakan keperluannya,” tuturnya.
Setelah menanyakan, lanjut Kamisah, tamu tersebut, mengaku petugas vaksin dari Dinkes Kabupaten Banyumas, kemudian saya masuk melalui pintu samping, sambil melepas kalung saya dan menyimpan di loker, setelah itu baru membukakan pintu utama, hingga tamu tersebut duduk dikursi tamu.
“Saya tidak merasa curiga sama sekali sehingga saya membukakan pintu dan mempersilahkan masuk kepada petugas vaksin, saat itu petugas menanyakan sudah vaksin apa belum (red) sayapun menjawab, saya tidak ikut vaksin pak, karena punya riwayat penyakit jantung,” ujarnya.
Kamisah menambahkan, saat itu juga petugas vaksin menanyakan surat keterangan vaksin, serta E-KTP, dan dia sambil menawarkan vaksin yang berhadiah sebuah cincin emas.
“Saya mendengar vaksin berhadiah cincin emas jadi tertarik, kemudian saya bergegas mencari surat keterangan vaksin dan E-KTP tersebut, di loker lemari yang ada dikamar saya,” sambung Kamisah
Menurut Kamisah, setelah mengambil bungkusan surat keterangan vaksin dan E-KTP, kembali menemui petugas vaksin di ruang tamunya, sambil mencari surat keterangan vaksinnya.
“Saat saya sedang berada di ruang tamu dengan petugas vaksin, satu orang sopirnya masuk dan minta izin untuk ke toilet, sayapun menunjukan arah ke toilet, beberapa saat kemudian kedua tamu pamit setelah meminta surat vaksin dan E-KTP termasuk saya diambil fotonya,” terangnya.
Lanjutnya Kamisah, baru sadar punya rasa curiga kepada kedua orang yang mengaku petugas vaksin, ternyata setelah mengecek lacinya, sejumlah perhiasan emas dan uang yang ada di loker lemari kamarnya sudah raib.
“Setelah dicek loker lemari yang ada dikamarnya, sejumlah satu kalung berat 6 gram, satu liontin berat 12 gram dan dua buah gelang berat 8 gram total berat 26 gram dan uang sebanyak Rp.30 ribupun sudah raib,” tandas Kamisah.
Atas peristiwa tersebut, saya sudah memberitahukan kepada Kadus tiga Muhayat dan Bhabinkabtibmas, untuk ditindak lanjuti oleh pihak Polsek Somagede,” pungkasnya.(Saelan).



















