Perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M di Mesjid Miftahul Jannah Perumahan Griya Firdaus Permai Kelurahan Tuah Madani

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN News. Pekanbaru || Perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024 M di Mesjid Miftahul Jannah Perumahan Griya Firdaus Permai RT 01 / RW 08 Kel.Tuah Madani Kec.Tuah Madani Pekanbaru dan sekaligus pemotongan hewan qurban ,Alhamdulillah peserta qurban sudah semakin banyak yakni 22 orang peserta qurban.Senin 17 Juni 2024 / Pukul 8.30 WIB.

Pada tahun ini perayaan Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 17 Juni 2024 ,semoga di Hari Raya Idul Adha tahun ini semakin bertambah iman dan taqwa kepada Allah SWT dan memiliki rasa sikap yang peduli sesamanya.

Untuk pelaksanaan qurban di Mesjid Miftahul Jannah, panitianya ketua Sumadi ,sekretaris Fatroni Ramdani ,keuangannya oleh Zulhamdani, Alhamdulillah 3 ekor Sapi dan 1 ekor kambing dengan 22 peserta qurban ,nama nama peserta qurban dari kelompok 1 ,Armia,Pendi Saputra, Arisman Bsc , Edi Martono, Misran Haulian Siregar, Jusmaniar, Erita.dan ada peserta kelompok 2 dan 3.

Hal ini sangat jauh dibanding tahun lalu hanya menyembelih 1 ekor Sapi saja.

Penyembelihan hewan qurban ,tentu kita harus tahu Doa Menyembelih Hewan qurban “pertama membaca Bismillah kemudian membaca sholawat nabi ,membaca takbir sebanyak 3 kali,baru membaca lafal doa kurban yakni : Bismillah wallahu akbar. Allahumma minka wa ilaika,fataqabbalmin…. ( menyebut nama pemilik hewan qurban tersebut.

Ada satu hal lagi,bahwa hasil sumbangan yang diedarkan di Mesjid Miftahul Jannah berjumlah lebih kurang Rp 2.000.000,- sumbangan dari jamaah untuk Mesjid Miftahul Jannah.Untuk kita ketahui Mesjid Miftahul Jannah ,masih harus dibangun seperti teras ,ada MDA yg belum siap dibangun dan pengecatan..

Untuk itu ketua RT O1/TW 08 Zulkarnaen Spd” mengharapkan dan menghimbau agar ada hamba-hamba Allah yang dibuka dan terketuk pintu hatinya untuk mengalirkan dan menyumbangkan sumbangannya yang sebesar- besarnya intuk Mesjid Miftahul Jannah.

Apalagi warga kami tinggal di daerah terpencil diperbatasan Pekanbaru / Kampar yang sangat jauh ,sehingga tidak tersentuh oleh pemerintah ,yang sampai saat ini jalan Kabun yang sudah 10 tahun belum diadakan pengaspalan,jadi kami sangat berterimakasih kepada wartawan yang telah memberitakan di daerah terpencil ini,masalahnya sudah hampir 3000 KK yang tinggal disini .

Semoga dengan pemberitaan dan informasi dari PERS ini bisa didengar oleh pemerintah.

(Mag)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.