Kepala Kemenag Banyumas Melantik Pengurus FORMAT AL ITTIHAAD Masa Hikmat 2025-2030

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN News. Banyumas || Lapangan Mertajaya Desa Karanggude, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Jumat malam (24/10/2025) berubah menjadi lautan santri, bertaburan cahaya dan sholawat dalam peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang dirangkai dengan pelantikan pengurus Forum Madrasah Al-Ittihaad (FORMAT) Kabupaten Banyumas masa khidmat 2025–2030.

Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Dr. H. Ibnu Asaddudin, S.Ag., M.Pd., yang berpesan agar amanah kepengurusan dijalankan dengan penuh keikhlasan dan semangat aksi mendirik.

“Selamat bertugas dan semoga selalu slamet, waras, bergas, bombong, bahagia lan dimulyakaké Gusti Allah SWT dunya akhirat,” ucapnya disambut aamiin dan gema takbir hadirin.

Usai pelantikan, dilaksanakan penandatanganan berita acara pelantikan di atas panggung oleh Kepala Kemenag Banyumas, Ketua Dewan Pembina FORMAT Al Ittihaad KH. M. Ali Sodikin, dan Ketua Dewan Pengurus FORMAT Al-Ittihaad Ustz Ikhsanudin terlantik. Momen itu disaksikan langsung oleh semua pengurus, para tamu undangan, disusul foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen sinergi antar madrasah di bawah naungan Al-Ittihaad.

Camat Karanglewas Edy Purbowo, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan selamat kepada seluruh pengurus Forum Madrasah Al-Ittihaad (FORMAT) Kabupaten Banyumas yang baru dilantik. Ia berharap FORMAT mampu menjadi wadah sinergi dan penggerak kemajuan pendidikan Islam di Banyumas, serta terus bersinergi dengan pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa nasionalis. “Semoga kepengurusan ini membawa keberkahan bagi madrasah, bagi bumi Karanggude, dan menjadi jalan pengabdian yang diridhai Allah SWT,” ujarnya menutup sambutan.

Ketua Dewan Pembina FORMAT, KH. M. Ali Sodikin, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kepala Kemenag Kabupaten Banyumas H. Ibnu Assasuddin beserta jajarannya, Kepala KUA, Camat, Forkopimcam, Kepla Desa Karanggude, MWC NU, PR NU, Banom dan Lembaga NU, pengurus madrasah, kepala madrasah, wali santri, santri madrasah se Format Al Ittihaad dan seluruh warga Karanggude, serta tamu undangan lainnya.

“Dukungan dan doa panjenengan semua menjadi keberkahan bagi kami untuk terus berkhidmah di jalur pendidikan Islam di Madrasah,” ujarnya penuh haru.

Suasana semakin khusyuk ketika lantunan sholawat dipimpin Gus Ahmad Faizun (Gus Ijun) menggema di langit Karanggude, Karanglewas, Suara lembut dan penuh cinta Rasul itu menambah nuansa religius serta diyakini membawa keberkahan bagi bumi Karanggude kec karanglewas dan warganya.

Sebagai penutup, KH. M. Ali Sodikin mengutip sabda Rasulullah SAW,

“Barang siapa yang kakinya berdebu/lumput karena jihad di jalan Allah, maka Allah mengharamkan baginya neraka.” (HR. Bukhari: 907)

Beliau menegaskan, perjuangan di madrasah dan pendidikan adalah bagian dari jihad fi sabilillah, jihad dengan ilmu, kesabaran, dan keikhlasan.

Acara diakhiri doa penutup oleh Rois Syuriah NU Ranting Karanggude Kulon, Karanglewas, memohon keberkahan dan keselamatan bagi umat. Malam itu menjadi saksi lahirnya semangat baru santri Al-Ittihaad untuk terus menebar cahaya ilmu, iman, dan pengabdian bagi bangsa dan agama.

(Kontributor : Djarmanto-YF2DOI//warto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.