HSN 2025, Ranting NU Sokaraja Kidul Borong Semua Produk UMKM dan Dibagikan Untuk Masyarakat Gratis

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN News. Banyumas || Dalam semarak memperingati Hari Santri Nasional 2025, Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Sokaraja Kidul, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar rangkaian kegiatan penuh makna di Lapangan Sriwijaya, Sabtu (25/10/2025).

Sejak pagi, gema semangat santri dan masyarakat membuncah dalam acara bertajuk “Napak Tilas Resolusi Jihad Santri” yang dirangkai dengan baksos pembagian sembako, makan-minum gratis, dan kuis berhadiah.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon, diikuti sambutan-sambutan penuh motivasi. Setelah itu, peserta dilepas menapak tilas perjuangan santri sebagai bentuk refleksi historis atas resolusi jihad yang dideklarasikan para ulama pada 22 Oktober 1945. Usai kegiatan, para peserta kembali ke lapangan untuk menikmati hidangan gratis, menerima sembako, dan menjawab kuis berhadiah yang menambah keceriaan suasana kebersamaan.

“Makna Hari Santri bagi kami adalah meneladani santri-santri dahulu yang ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah. Tujuannya agar generasi muda sekarang, khususnya kaum santri, dapat berperan aktif menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,”tutur Ustadz Subejo, SE, Ketua Tanfidziyah Ranting NU Sokaraja Kidul.

Lapangan Sriwijaya dipilih karena areanya luas dan mudah dijangkau. Menurut panitia, antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan banyak warga hadir sebelum acara dimulai. Panitia juga menunjukkan langkah nyata dalam pemberdayaan ekonomi lokal dengan memborong produk UMKM yang berjualan di lokasi acara untuk kemudian dibagikan gratis kepada masyarakat, sebagai simbol gotong royong dan kepedulian sosial ala Nahdlatul Ulama.

“Kami ingin ikut berpartisipasi dalam ekonomi warga. Dengan memborong dagangan para pedagang, mereka senang karena jualannya laku, sementara masyarakat tetap mendapat haknya tanpa berkurang,”ungkap Ustadz Subejo dengan senyum penuh keikhlasan.

Mekanisme kegiatan diatur dengan pembagian kupon untuk makanan dan sembako, agar tertib dan merata. Petugas yang berjaga pun melayani dengan ramah dan ikhlas, mencerminkan nilai-nilai khidmat dan solidaritas sosial yang diajarkan dalam tradisi santri.

Kegiatan ini juga mendapat doa restu dan dukungan moral dari para tokoh agama, di antaranya H. M. Husain, Kepala SMP Persada Nusantara Tebu Ireng 17 Sokaraja (lebih dikenal SMP Perantara), yang turut menyampaikan pentingnya menanamkan semangat kebersamaan dan keikhlasan santri dalam melayani umat.

“Santri bukan hanya belajar di pesantren, tapi juga harus turun ke masyarakat. Dengan kegiatan seperti ini, NU benar-benar hadir dan memberi manfaat nyata di tengah warga,”pesan H. M. Husain penuh makna.

Ranting NU Sokaraja Kidul berkomitmen untuk menjadikan momentum ini sebagai awal berlanjutnya gerakan sosial dan kebersamaan umat.

“Insya Allah kami akan terus berbenah dan melaksanakan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya warga Sokaraja Kidul,”pungkas Ustadz Subejo.

Kemeriahan peringatan Hari Santri 2025 kali ini menjadi bukti bahwa semangat santri tak pernah padam, berpadu dengan semangat Sumpah Pemuda, meneguhkan tekad menjaga keutuhan bangsa dengan cinta, ilmu, dan pengabdian.

(Kontributor : Djarmanto-YF2DOI//warto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.