
BN News. Banyumas || Idarah Syu’biyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Banyumas mengesahkan Program Kerja masa khidmat 2025–2029 dalam Rapat Kerja (Raker) dan Istighatsah yang digelar pada Jumat (19/12/2025) di Bukit Tahlil, Pondok Pesantren Narju Syafa’ah, Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh.
Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–16.30 WIB ini diikuti sekitar 2.000 jamaah dari berbagai unsur thariqah se-Kabupaten Banyumas. Raker menjadi puncak pengesahan hasil pra-raker yang sebelumnya dilaksanakan pada 6 Desember 2025, sekaligus wahana silaturahmi para Mursyid, Badal, Khalifah, dan muridin dalam bingkai penguatan spiritual dan organisasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Mudir ‘Ali Idarah ‘Aliyyah JATMAN Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, Mudir Syu’biyyah JATMAN Banyumas Kiai Muslimin Samani, Rais Syu’biyyah KH. Mukhtar Syafi’i Jamil, Rais Mustafad KH. Masyadul Hikam, serta Sekretaris PCNU Banyumas Dr. H. Saridin, M.Pd.I. mewakili Ketua PCNU sekaligus Kepala Kankemenag Banyumas.
Turut hadir unsur Forkopimcam Sumpiuh.
Dalam tausiyahnya, Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa menegaskan urgensi thariqah dalam kehidupan warga Nahdlatul Ulama.
“Mbah Hasyim, pendiri NU, bertariqah. Maka warga NU semestinya juga bertariqah. Tujuan bertariqah adalah membersihkan batin, sedangkan bersyariat membersihkan lahir,” tegasnya.
Sementara itu, Mudir Syu’biyyah JATMAN Banyumas Kiai Muslimin Samani menekankan bahwa pengesahan program kerja menjadi fondasi gerak organisasi ke depan.
“Kami mohon dukungan semua pihak untuk mengawal pelaksanaan program ini. Prioritas kami adalah pembentukan Ghusniyyah di seluruh kecamatan di Banyumas,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Sekretaris PCNU Banyumas Dr. H. Saridin, M.Pd.I. yang menilai Raker dan Istighatsah sebagai ikhtiar strategis memperkuat spiritualitas dan kepekaan sosial umat.
“Semoga kegiatan ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi Banyumas,” tuturnya.
Ketua Panitia H. Ahmad Rofik, S.Sos., M.A. menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian berjalan sesuai rencana. Terima kasih atas dukungan semua pihak, semoga menjadi amal jariyah bagi syiar Islam dan thariqah di Banyumas,” ungkapnya.
Sebagai tuan rumah, Pengasuh Ponpes Narju Syafa’ah KH. Khasan Murtadho berharap Bukit Tahlil dapat terus menjadi pusat kegiatan keagamaan yang menebar nilai keberkahan dan kedamaian.
Melalui Raker dan Istighatsah ini, JATMAN Banyumas meneguhkan komitmen konsolidasi organisasi, pengamalan thariqah, serta penguatan peran keumatan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama.
(Kontributor : Djarmanto-YF2DOI//warto)


















