Kolaborasi Hijau dan BEM Unpad Tanam 452 Bibit Pohon di Blok Leuweung Panganten, Gunung Congkrang

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN NEWS, Garut || Upaya pemulihan lingkungan kembali dilakukan di kawasan Blok Leuweung Panganten, Gunung Congkrang. Lahan HGU PTPN 1 Regional 2 Kebun Cisaruni, Kp. Ciarileu, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Puluhan relawan Kolaborasi Hijau bersama BEM Universitas Padjadjaran (Unpad) melaksanakan kegiatan penanaman dan pemeliharaan pohon sebagai bagian dari gerakan pelestarian hutan dan penguatan ekosistem hulu. Minggu (21/12/2025)

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari Jabar Social Village Project (JSVP) 2025 yang diinisiasi oleh BEM Unpad, dengan melibatkan TP PKK Desa Girijaya serta Kader Posyandu Desa Girijaya. Kolaborasi lintas elemen ini menegaskan bahwa pelestarian lingkungan berjalan seiring dengan penguatan sosial dan kesehatan masyarakat desa.

Dalam kegiatan tersebut, peserta melaksanakan penanaman dan pemeliharaan sebanyak 452 bibit pohon, yang terdiri dari pohon beringin, manglid, jambu, dan kopi. Jenis tanaman yang dipilih merupakan kombinasi tanaman konservasi dan produktif, yang diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekologis sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.

Secara khusus, dua pohon beringin ditanam oleh BEM Unpad sebagai simbol komitmen mahasiswa dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan memperkuat akar pengabdian kampus kepada masyarakat. Beringin dipilih sebagai lambang keteduhan, kekuatan akar, dan keberlanjutan nilai-nilai keilmuan yang tumbuh bersama alam.

Sejak pagi hari, para relawan menyebar di hamparan perbukitan Gunung Congkrang. Sebagian menanam bibit baru, sementara lainnya melakukan pemeliharaan tanaman yang telah tumbuh sebelumnya. Aktivitas berlangsung dengan sederhana namun penuh kesungguhan, mencerminkan kerja sunyi demi masa depan lingkungan yang lebih baik.

Blok Leuweung Panganten merupakan kawasan strategis yang perlu dijaga secara berkelanjutan. Penanaman pohon di wilayah ini diharapkan dapat memperkuat fungsi resapan air, mencegah degradasi lahan, serta menjaga keseimbangan alam bagi wilayah di sekitarnya.

Sementara itu, keterlibatan BEM Unpad melalui Jabar Social Village Project 2025 menjadi bukti nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Bersama TP PKK dan Kader Posyandu Desa Girijaya, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun desa yang sehat, tangguh, dan berwawasan lingkungan.

Gunung Congkrang hari itu menjadi saksi bahwa kolaborasi lintas generasi dan lintas peran mampu melahirkan harapan baru. Dari 452 bibit yang ditanam, tumbuh sebuah pesan sederhana namun kuat: perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan bersama. (Cepi Gantina)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.