
BN News. Purbalingga || Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subiyanto meresmikan 218 titik Jembatan Garuda secara virtual pada Senin (9/3/2026).
Di Kabupaten Purbalingga, kegiatan dipusatkan di Desa Wlahar, Kecamatan Rembang, dan diikuti sekitar 200 peserta dari unsur pemerintah, TNI–Polri, serta perwakilan masyarakat dan undangan lainnya.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.50 WIB hingga 17.00 WIB tersebut mengusung tema “TNI AD Hadir untuk Rakyat” dan dilaksanakan secara daring melalui video conference yang terhubung dengan sejumlah wilayah penerima program pembangunan jembatan di Indonesia lainnya.
Secara nasional, acara dihadiri Presiden RI Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subiyanto bersama sejumlah pejabat tinggi negara dan TNI, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta jajaran pejabat utama TNI AD dan para kepala daerah.
Di Kabupaten Purbalingga, kegiatan dihadiri Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Sapto Broto, M.Si., Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria, S.Hub., M.H.I., unsur Forkopimda, Forkopimcam, perangkat desa, serta masyarakat. Turut hadir mewakili Bupati Purbalingga, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga Drs. Suroto, M.Si, bersama perwakilan DPRD, TNI–Polri, dan instansi terkait.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Kepala Staf Angkatan Darat, penayangan video pembangunan jembatan, sambutan Presiden RI, dialog interaktif virtual, hingga penutup.
Dalam laporannya, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa pada tahap pertama ini telah diresmikan 218 jembatan dari total 1.702 jembatan yang direncanakan dibangun di berbagai wilayah di Indonesia.
“Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas dukungannya sehingga pada hari ini kita dapat meresmikan tahap pertama 218 jembatan dari total 1.702 jembatan Bailey, Armco, dan jembatan perintis,” ujar Maruli.
Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga telah membantu program kemanusiaan lainnya, seperti pembangunan 544 sumur bor dan 272 fasilitas MCK yang dimanfaatkan masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana.
Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subiyanto menyampaikan apresiasi atas kerja keras prajurit TNI dalam pembangunan jembatan yang dinilai sebagai prestasi luar biasa.
“Sebanyak 218 jembatan yang dikerjakan dalam waktu sekitar dua setengah bulan merupakan prestasi luar biasa. Ini menunjukkan disiplin, semangat, dan cinta TNI kepada rakyat,” kata Presiden.
Sementara itu, Dandim 0702/Purbalingga mengatakan bahwa di wilayah Kabupaten Purbalingga telah berhasil diselesaikan tujuh titik pembangunan jembatan dalam program tersebut.
“Di Purbalingga kami menyelesaikan tujuh titik pembangunan jembatan, yaitu dua jembatan Bailey di Kali Gesor dan Kali Sempalan Desa Serang, serta lima jembatan Armco di Kali Bambangan Desa Kutabawa, di Kali Baros dan Kali Urip Desa Serang, Kali Sibilung Desa Kajongan dan di Kali Dulang Desa Wlahar,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting dalam membuka akses masyarakat, terutama di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan infrastruktur.
Selain peresmian jembatan, kegiatan juga diisi dengan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat oleh Puskesmas Rembang bersama Tim Denkesyah 04.04.01 Purwokerto, serta pembagian paket sembako kepada warga sekitar dan bingkisan jajan kepada anak-anak di lokasi peresmian jembatan.
(Pendim 0702/Purbalingga//warto)



















