
BN NEWS, Kabupaten Bandung || Komandan Korem 062/Tarumanagara Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., menghadiri upacara penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Sepak Bola Putra Padjajaran Gunung Leutik, Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Rabu (11/03/2026).
Upacara penutupan diawali dengan laporan hasil pelaksanaan TMMD ke-127 oleh Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanggalan tanda personel Satgas secara simbolis, penandatanganan berita acara serta prasasti, dan penyerahan naskah hasil kegiatan TMMD kepada Pemerintah Kabupaten Bandung.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung yang telah memberikan dukungan penuh, termasuk melalui alokasi anggaran APBD, sehingga pelaksanaan program TMMD dapat berjalan dengan lancar.
“Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas, instansi pemerintah daerah, mitra TNI Angkatan Darat, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini,” ujar Wakasad saat membacakan amanat Kasad.
TMMD merupakan program terpadu yang dilaksanakan sebagai wujud sinergi antara TNI Angkatan Darat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan dan daerah terpencil. Program ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD ke-127 telah menyelesaikan berbagai sasaran fisik, di antaranya pengecoran Ready Mix dan pengaspalan jalan menuju lapangan upacara, perbaikan lampu jalan utama, pemasangan box culvert, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembangunan sarana manunggal air berupa bak penampungan dan pipanisasi, dukungan ketahanan swasembada pangan, serta program percepatan penurunan stunting.
Selain pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga dilengkapi dengan berbagai program nonfisik seperti pelayanan kesehatan gratis, pendampingan desa wisata, kursus tata busana, penyuluhan peran masyarakat, sosialisasi peraturan daerah tentang pencegahan tindak pidana, serta pemberian berbagai paket bantuan dari instansi pemerintah daerah.
Penentuan sasaran kegiatan TMMD dilakukan melalui observasi langsung terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan. Diharapkan hasil pembangunan tersebut dapat membuka akses sosial, memperlancar mobilitas ekonomi masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Pelaksanaan TMMD memberikan manfaat besar dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan. Dampaknya diharapkan juga mampu memperkuat stabilitas dan ketahanan nasional di wilayah,” pungkasnya.
Usai pelaksanaan upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat, peninjauan UMKM sebagai upaya mendukung perekonomian lokal, serta peninjauan layanan pengobatan gratis bagi warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wairjenad beserta istri, para Pejabat Utama Kodam III/Siliwangi, Kapolda Jawa Barat atau yang mewakili, Wakil Bupati Bandung beserta Forkopimda Kabupaten Bandung, Ketua Persit KCK Koorcabrem 062/Tn beserta pengurus, para Dandim jajaran Korem 062/Tn, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh personel Satgas TMMD ke-127. (Penrem 062/Tn)



















