Ramadhan Penuh Makna, Paguyuban Kolaborasi Hijau Pererat Silaturahmi dan Komitmen Penghijauan

  • Whatsapp

Sharing is caring!

BN NEWS, Garut || Dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadhan, Paguyuban Kolaborasi Hijau menggelar kegiatan buka puasa bersama sebagai ajang silaturahmi seluruh pengurus paguyuban. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat Paguyuban Kolaborasi Hijau, Kampung Ciarileu, Desa Girijaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Sabtu (14/3/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan ini menjadi momentum penting bagi para pengurus untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya melalui berbagai gerakan penghijauan yang selama ini menjadi fokus kegiatan paguyuban.

Ketua Paguyuban Kolaborasi Hijau, H. Jaeni, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar pengurus serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menjalankan berbagai program kepedulian lingkungan.

“Melalui kegiatan ini kita ingin menjaga kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus. Kebersamaan ini menjadi kekuatan bagi kami untuk terus bergerak dalam kegiatan penghijauan dan kepedulian terhadap alam,” ujar H. Jaeni.

Ia berharap momentum Ramadhan ini dapat menjadi penguat niat dan semangat seluruh anggota untuk terus menanam kebaikan, baik kepada sesama maupun kepada alam.

“Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan semakin menumbuhkan kepedulian kita untuk terus menjaga lingkungan melalui gerakan penghijauan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Paguyuban Kolaborasi Hijau, Cepi Gantina, menjelaskan bahwa pada Ramadhan tahun ini paguyuban dengan terpaksa belum dapat melaksanakan kegiatan Sedekah Oksigen, seperti yang dilakukan pada tahun sebelumnya.

“Untuk tahun ini kegiatan Sedekah Oksigen terpaksa belum bisa dilaksanakan, karena ada beberapa pengurus yang sedang sakit sehingga belum memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan penghijauan secara bersama,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada Ramadhan tahun lalu Paguyuban Kolaborasi Hijau sempat membuka stand Sedekah Oksigen di Alun-alun Cikajang sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan penghijauan. Melalui stand tersebut, warga dapat menyumbangkan bibit tanaman atau pohon sebagai bentuk sedekah yang kelak akan ditanam di berbagai lokasi penghijauan.

“Kami membuka ruang bagi masyarakat yang ingin berkontribusi melalui sedekah bibit. Alhamdulillah, banyak warga yang ikut berpartisipasi menyumbangkan bibit sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Cepi.

Meski tahun ini kegiatan tersebut belum dapat dilaksanakan, pihaknya berharap semangat Sedekah Oksigen tetap hidup dan ke depan dapat kembali digelar dengan melibatkan lebih banyak masyarakat.

Kegiatan buka bersama tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus Paguyuban Kolaborasi Hijau. Suasana kekeluargaan tampak terasa sepanjang acara, diisi dengan diskusi ringan seputar rencana kegiatan penghijauan.

Meski berlangsung secara sederhana, kegiatan tersebut tidak mengurangi esensi ibadah di bulan suci Ramadhan. Justru menjadi pengingat bahwa menjaga silaturahmi, menebar kebaikan, dan merawat alam merupakan bagian dari nilai-nilai ibadah yang selaras dengan semangat Ramadhan. (WK)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.