
BN News. Banyumas || Minggu,2 November 2025 – Kelompok Tani Ngudi Makmur 2 Kelurahan Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat, menggelar pertemuan akbar yang penuh kehangatan pada Minggu (2/11). Bertempat di kediaman Bapak Rs.RH, RT 01 RW 02 Rejasari, dari pukul 08.00 hingga 11.15 WIB, pertemuan ini menjadi momen penting untuk menjalin persaudaraan dan ikatan kekeluargaan yang kokoh, demi mewujudkan cita-cita bersama petani kecil yang makmur, sejahtera, dan bahagia.
Para “petani gurem” (kecil) hadir dengan wajah riang gembira, menyambut kesempatan untuk bertatap muka dan menguatkan sinergi. Semangat kebersamaan terpancar jelas, membuktikan kemuliaan niat mereka untuk maju bersama.
Pesan PPL dan Kesepakatan Penting Kelompok
Acara dibuka dengan sambutan istimewa secara daring dari Ibu Juni Astuti Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Purwokerto Barat. Beberapa poin penting yang disampaikannya meliputi:
Harapan agar petani Ngudi Makmur 2 senantiasa sehat dan bahagia.
Informasi gembira terkait penurunan harga pupuk bersubsidi: Urea Rp90.000/kantong dan NPK (Ponska) Rp92.000/kantong.
Edukasi pertanian: Pentingnya penggunaan kapur dolomit dan pupuk kandang (bribil/telepong/tembelek matang) untuk menetralkan pH tanah yang asam akibat pupuk kimia, disebar sebelum pengolahan tanah.
Imbauan untuk pengamatan hama dan penyakit secara periodik, serta segera melapor/berdiskusi dengan PPL atau POPT jika ada kendala.
Pesan moral: Agar musyawarah internal berjalan lancar, mengutamakan kepentingan bersama di atas ego pribadi, karena “guyup rukun agawe santoso” (kebersamaan membawa kesejahteraan).
Sambutan dilanjutkan oleh Bapak Eko Riyanto, Ketua Kelompok Tani, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada tuan rumah dan seluruh hadirin. Pertemuan ini difokuskan untuk memusyawarahkan tiga hal krusial:
Penggarapan sawah Kelompok Tani.
Peminjaman Mesin Traktor oleh Kelompok Tani lain dari Kelurahan Pasir Muncang.
Keinginan untuk mengaktifkan kembali Pertemuan Rutin Kelompok.
Alhamdulillah, ketiga poin tersebut telah disepakati bersama melalui musyawarah mufakat:
Penggarapan sawah kelompok Tani diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Kelompok Tani, Bapak Eko Riyanto.
Traktor diperbolehkan dipinjamkan, sebagai bentuk tolong-menolong sesama kelompok tani.
Pertemuan rutin disepakati akan diadakan kembali dengan iuran Rp10.000 per pertemuan (Rp5.000 untuk arisan, Rp2.500 untuk kas, dan Rp2.500 untuk membantu tuan rumah).
Bapak Slamet, salah satu anggota, menyambut baik kesepakatan tersebut. “Kami petani kecil dan gurem, yang penting silaturahmi dan komunikasi tetap terjaga dengan baik,” imbuhnya, menekankan bahwa iuran tersebut tidak memberatkan.
Pencerahan Ilmu Pertanian dari CV. Binangun Gemilang Sembada
Sesi inti pertemuan diisi oleh perwakilan dari CV. Binangun Gemilang Sembada Cabang Banyumas, Ibu Dwi Rasmawati dan Pak Nasran. Mereka memberikan informasi dan edukasi mendalam mengenai perawatan pertanian, mulai dari penyiapan lahan, penyemaian, penanaman bibit, hingga perawatan tanaman.
Dengan menampilkan video-video percontohan perawatan padi, jambu, dan tanaman lain, para petani Ngudi Makmur 2 mendapatkan wawasan baru dan dapat menyerap ilmu yang disampaikan, terutama terkait produk pupuk organik andalan mereka, Multi Plant, untuk merawat dan memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.
Pertemuan ini tidak hanya menghasilkan keputusan penting, tetapi juga mengukuhkan tekad para petani Ngudi Makmur 2 untuk terus bahu-membahu, membuktikan bahwa dengan semangat persaudaraan dan gotong royong, cita-cita untuk makmur, sejahtera, dan bahagia bukanlah sekadar mimpi.
(Kontributor : NDOIZ//Warto).



















