
BN News. Cianjur — Kepadatan kendaraan sempat “mengepung” jalur Puncak–Cianjur, Jawa Barat, pada puncak arus balik libur Lebaran, Minggu (29/3/2026) sore.
Untuk mengurai kemacetan, jajaran Polres Cianjur memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) hingga dua kali dalam sehari.
Kapolres Cianjur melalui Kasat Lantas AKP.Aang Andi Suhandi, menyampaikan langkah tersebut diambil menyusul tingginya volume kendaraan, khususnya dari arah Bogor yang berdampak langsung ke jalur Puncak-Cianjur.
“Penerapan one way dilakukan dua kali untuk mencegah antrean panjang, terutama di hari terakhir libur Lebaran saat arus wisata masih tinggi,” ujarnya.
Meski sempat padat, arus kendaraan sejak pagi hingga siang relatif terpantau lancar. Kepadatan hanya terjadi di sejumlah titik rawan, seperti Pasar Ciranjang, ruas Jalan Raya Pacet–Cipanas, serta kawasan Pasar Cipanas. Di titik tersebut, kendaraan sempat merayap namun tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang.
Rekayasa lalu lintas ini juga menjadi langkah antisipatif menjelang petang, saat arus wisatawan yang turun dari kawasan Puncak bercampur dengan kendaraan pemudik yang kembali ke kota asal.
“Bersifat situasional, jika antrean melebihi lima kilometer, sistem satu arah bisa kembali diberlakukan,” tambahnya.
Selain kepadatan, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Kawasan Puncak-Cianjur dilaporkan diselimuti kabut tebal yang berpotensi mengganggu jarak pandang pengendara.
Polisi mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, menyalakan lampu utama, serta tidak memaksakan berkendara dalam kondisi lelah.
Keselamatan, kata dia, tetap menjadi prioritas utama selama arus balik Lebaran berlangsung.
(Jurnalis : Warsito)



















