TMMD 104, “Ada Wanita Tangguh di Mekarsari”

Sharing is caring!

Pandeglang (BNNews) – TMMD ke-104 Kodim 0601/Pandeglang yang dilaksanakan di Desa Mekarsari Kecamatan Bojong Kabupaten Pandeglang, dengan dua sasaran pokok yaitu Sasaran  fisik berupa pembangunan infrastruktur pembukaan jalan sepanjang 3.200 dan sasaran non fisik berupa penyuluhan penyuluhan dari Instansi terkait yang bertujuan untuk dapat menumbuhkan inovasi dan kreativitas warga masyarakat desa Mekarsari memasuki hari ke-18. Sabtu (16/03/2019)

Terlihat sosok seorang ibu di antara para anggota satgas TMMD dan warga masyarakat yang yang mayoritas laki-laki, dengan beban di tangan membawa batu untuk pengerasan jalan pada program TMMD ke-104 di Desa Mekarsari, Kecamatan Bojong, Pandeglang, terlihat bersemangat nampak keringat bercucuran, terik sinar matahari begitu panas menyengat tak begitu dirasakan oleh sosok ibu satu ini.

Dibawah teriknya matahari meski keringat bercucuran, sosok wanita paruh baya ini tetap semangat memindahkan batu satu demi satu membantu satgas TMMD mengerjakan kegiatan fisik pembuatan jalan yang menghubungkan kampung Cilancar dan kampung saluyu. Baginya rasa lelah dan letih  dibawah teriknya panas matahari tak sebanding dengan kebahagiaan atas program yang digelar TNI melalui Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk membangun desanya ini.

“Saya tidak bisa memberikan apa-apa hanya tenaga yang dapat kami sumbangkan untuk pembangunan di desa ini, saya berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, sudah bisa mewujudkan keinginan warga membuka akses jalan penghubung antara Kampung Cilancar dan Kampung Saluyu,” ujarnya.

Disela-sela waktu istirahat, tim media berhasil mengungkap siapa nama wanita paruh baya tersebut. Ia adalah ibu Nur yang lebih akrab dipanggil Teh Enur warga kampung Cilancar,  ia sudah lama mengharapkan akses jalan di desanya bisa lebih baik terutama jalan penghubung antara Kampung Cilancar dan Kampung Saluyu karena selama ini, akses menuju ke kota harus mereka lalui memutar jauh melintasi kampung-kampung lain.

Teh Nur menuturkan, “dengan dibukanya akses jalan lintas antara Kampung Cilancar dan Kampung Saluyu, berarti mempersingkat jarak tempuh yang selama ini dirasakan oleh warga, harapan kedepan semoga perekonomian warga masyarakat disini khususnya para petani bisa meningkat, sehingga kesejahteraan mereka akan lebih baik lagi,” ujarnya. (R81/Pendim 0601/Pandeglang)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.