Marak Kasus Bullying, Sekjen Komnas PA : Pihak Sekolah Harus Berikan Respon Cepat

Sharing is caring!

BN NEWS. – Jakarta.

Maraknya kasus bullying yang terjadi beberapa waktu belakangan ini di daerah Indonesia khususnya diantara para pelajar usia dini memberikan dampak psikologis yang buruk bagi si anak dan juga mungkin bisa menyebabkan cidera secara pisik.


Menyikapi permasalahan ini Sekretaris Jendral Komisi Nasional (Sekjen Komnas) Perlindungan Anak (PA) Dhanang Sasongko mengatakan, permasalahan ini harus menjadi perhatian kita bersama terutama pihak sekolah memberikan pengawasan dan respon cepat terhadap kasus bullying.
Para pendidik harus sering memberikan pembekalan atau edukasi kepada murid, guru, penjaga sekolah dan lainnya untuk membangun sistem perlundungan anak di lingkungan sekolah, kataa Dhanang kepada edisi.co.id, Kamis (13/2).
Dhanang menekankan bahwa, peran keluarga juga sangatlah penting dalam menguatkan jiwa anak sehingga dia anti bully, berani melawan, menolak dan mengungkapkan pendapat atas prilaku yang membully dirinya
“Anak anak perlu dibekali tentang pentingnya peduli kepada temannya, terutama kepada teman temannya yang mempunyai potensi dibully, seperti anak yang fisik “berbeda”, lemah, muram, menyendiri tidak punya teman, kata Dhanang.
Sekjen Komnas PA memberikan pesan, sudah saatnya setiap sekolah memasang Nomor telepon pengaduan yang bisa dimanfaatkan untuk melapor kejadian bullying di sekolahnya, agar mudah membuat pengaduan kalau korban takut untuk melapor secara langsung
Tindak tegas kalau ada pihak sekolah tidak merespon secara cepat adanya laporan tentang kejadian bullying di sekolahnya, kalau perlu diturunkan pangkatnya
“Dampak Psikologis pembullyian sangat berat, dari menurunnya motivasi, stres sampai dengan bunuh diri,” pungkas Dhanang. (CH86)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.