9 Hari Jelang Bedah Buku “K.H. Abbas Mu’in : Manusia Desa yang Tersembunyi”

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN News. Banyumas || Panitia pelaksana bedah buku, mengelar rapat koordinasi, evaluasi persiapan dan kesiapan dari setiap personil pada bidang tugas tanggungjawab dalam kepanitiaan, bertempat di Kopi Luber jln Pasukan Imam, Desa Pamijen, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (01/08/2023) jam 15:00-18:30 Wib.

Giat bedah buku “KH Abbas Mu’in: Manusia Desa yang Tersembunyi” ini akan dilaksanalan dalam waktu satu hari, pada hari Kamis tanggal 10 Agustus 2023 bertempat di Kopi Luber Desa Pamijen, Sokaraja, Banyumas, dengan pembicara K.H. Imam Aziz (pemikir pembaharuan), Ahmad Tohari (satrawan dan budayawan) dan Dr. Francis Wahono (dewan pembina yayasan bina desa Jakarta).

Ketua panitia Gus Fauzi Sahab, didampingi sekretaris Achmad Rizal Arafat dan bendahara Nasrudin Choir, ditemui awak media dilokasi rakor, menyampaikan, Alhamdulillah setelah mendenggarkan laporan perkembangan kesiapan dari semua unsur kepanitiaan, diantaranya dari kesekretariatan, seksi acara, usaha, perlengkapan, dokumentasi, konsumsi dan humas, yang kesemuanya telah menyatakan kesiapanya mencapai 90%, katanya.

“Semoga lancar semua persiapanya, panitia dalam lindungan, bimbingan dan setiap aktifitasnya bernilai ibadah yang mendapatkan Ridlo Allah SWT,” ungkap do’anya Gus Fauzi Sahab.

Selanjutnya, Gus Fauzi menjelaskan, Tujuan bedah buku ini, untuk lebih mengenal sosok K.H. Abbas Mu’in yang menjadi inspirator semua kalangan, sarana diskusi dan komunikasi mengenai pemikiran-pemikiran KH Abbas Mu’in, juga sebagai ajang silaturahmi untuk memupuk persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah, jelasnya.

“Suatu media untuk mengembalikan dan menumbuhkan jiwa pergerakan dan pendampingan sosial pada masyarakat umum, dan pertemuan secara langsung atara para pembaca dengan penulisnya,” tandasnya.

Dikesempatan itu, Sekretaris Panitia Achmad Rizal Arafat, menyampaikan, bahasan meliputi kajian psikologi unsur-unsur lain yang ditulis, dan penulis akan menjelaskan, juga menggambarkan secara gamblang tentang isi dan tujuan penulisan sehingga persepsi para pembaca dapat membantu dalam percepatan pemahaman isi buku, ucapnya.

“Dapat meningkatkan wawasan, pengetahuan dan pemahaman dikalangan aktivis dan pergerakan, juga menjadi tambahan penyemangat untuk terus aktif dalam pergerakan, pendampingan, dan pertanian saat ini,” tambahnya.

Paparan biografi yang mengangkat kisah perjalanan hidup beliau sebagai seorang Kyai yang dapat memberikan inspirasi bagi para pembacanya, baik yang sudah mengenal maupun belum. Banyak inspirasi yang dapat dipetik tidak terbatas pada prestasi yang diraih si tokoh tetapi juga kegagalan yang dihadapinya beserta cara mengatasi masalah, pungkasnya. (Sumber : Djarmanto-YF2DOI//Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.