Dandim 0736/Batang Pantau Langsung Perkembangan Tanaman Mentimun

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN News. Batang || Dalam rangka membantu Pemerintah Daerah menekan inflasi kenaikan harga sayur mayur dan bahan pokok lainnya, Komandan Kodim 0736/Batang Letkol Inf Ahmad Alam Budiman sore tadi, Kamis (10/08/23) mengecek kelokasi tanaman mentimun dilahan Demplot Kodim 0736/Batang di Desa Rowobelang Kecamatan Batang Kabupaten Batang.

Tanaman mentimun yang ditanam oleh para anggota Babinsa saat ini sudah berumur 12 HST (Hari Setelah Tanam).

Selain menanam tanaman mentimun, Kodim 0736/Batang juga melaksanakan Program Unggulan Ketahanan Pangan lainnya yaitu dengan menanam pisang tanduk dan padi varietas protani/protangguh.

Tanaman pisang jenis pisang tanduk saat ini sudah berumur 7 bulan ditanam dilahan milik TNI AD yang berlokasi di Desa Tragung Kecamatan Kandeman.

Adapun tanaman padi varietas Protani/Protangguh yang berlokasi di Desa Kalibeluk Kecamatan Warungasem dalam waktu dekat akan memasuki masa panen.

Sedangkan tanaman mentimun yang saat ini di cek oleh Dandim 0736/Batang seluas 0,5 Ha berada di Desa Rowobelang Kecamatan Batang.

Pelda Sudirman selaku koordinator tanaman mentimun saat dikonfirmasi dilahan timun menyampaikan. Dengan metode cepat tanam cepat panen sesuai arahan Dandim 0736/Batang sangatlah tepat pada saat musim kemarau ini. Karena tanaman mentimun hanya butuh waktu 40 sampai dengan 45 hari sudah bisa panen.

Harapannya setelah menerima arahan Dandim dilahan mentimun, rekan – rekan Babinsa semakin tambah semangat. Sehingga tanaman yang kami rawat bisa menghasilkan panen sesuai harapan pimpinan “ucap Pelda Sudirman”.

Saat ini usia tanaman mentimun baru 7 hari, makanya perlu adanya pengawasan secara intensif. Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman timun antara lain Hama Thrips, jangkrik, belalang, ulat, kutu daun dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pemberantasan hama dan penyakit harus segera dilakukan setelah terlihat tanda-tanda serangan. Cara pemberantasannya antara lain dengan cara mekanis pemotongan daun yang sudah mati ataupun dengan cara kimia yaitu dengan penyemprotan pestisida. Dengan perawatan yang baik, semoga saat panen nanti bisa menghasilkan buah mentimun yang berkualitas dan maksimal, “harap Pelda Sudirman”.

(Sumber : Pendim 0736/Batang//Jurnalis : Warto).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.