Wajah Jalan TMMD Pemalang Pasca Hujan, Hanya Traktor Lewat Mulus

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Pemalang (BNNews) – “Off Road” Morfologi akses pendekat antar desa, Jatiroyom-Parunggalih sejauh 4 kilometer yang sedang coba dibangun TNI bersama seluruh komponen serta dinas terkait Pemkab Pemalang, masih sangat berat dilalui.

Untuk sementara jalan baru ini hanya bisa dilalui mulus oleh TR-4 (Traktor Roda Empat) pengangkut material milik Kodim 0711 Pemalang, serta excavator pembuka jalan secara perlahan. Motor trail saja cukup sulit melintasinya selagi kering, jika basah siap-siap terpeleset dan terjatuh.

Seperti diungkapkan penulis, Serka Aan Setyawan, anggota Tim Jurnalistik TMMD Reguler Kodim 0711 Pemalang asal Kodim 0713 Brebes bahwa, dirinya mengaku terjatuh dua kali saat menyusuri jalan sepanjang 4 kilometer dari Desa Parunggalih ke Jatiroyom Kecamatan Bodeh (menuju desa sasaran TMMD).

“Sekembalinya mencari dokumentasi dari Desa Parunggalih, saya sempat berteduh di tenda yang dibuat pekerja Jembatan Limpas TMMD, karena terjebak hujan petir kurang lebih 1,5 jam. Ban motor lengket dengan tanah liat sehingga selip saat menanjak Bukit Maribaya areal Perhutani BKPH/RPH Kaliwadas petak 104 dan 105 serta menyusuri Petak 90-93 BKPH Sokawati RPH Kaliwadas KPH Pemalang,” ungkapnya, Minggu sore (24/2/2019).

“Saya sempat berfikir akan bermalam di hutan Jati Jatiroyom, namun saya paksakan pulang ke desa tersebut mengingat baju basah dan tidak ada logistik. Saya memutuskan mendorong trail sambil di buka gas (hidup mesin) saat mendaki tanjakan tanah liat dan kubangan air,” imbuhnya.

Jadi inilah medan yang dihadapi para pekerja pembangunan sasaran fisik TMMD berupa Jembatan Limpas 20 x 3,5 meter, telford 805 x 2,5 meter serta rabat beton 919,5 x 2,5 dengan ketebalan 0,2 meter. Langsir wuwungan/gorong-gorong juga hanya bisa mengandalkan TR-4 tersebut. (Aan Pendim Pemalang).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.