Pasca Membangun Lapangan Tembak Senapan, Kodim Brebes Bangun Lapangan Tembak Pistol

Sharing is caring!

BN NEWS. – Brebes.

 

Setelah selesainya pembuatan lapangan tembak laras panjang jarak 100 meter di lahan seluas 11,6 hektar yang merupakan bekas lapangan terbang milik TNI AD di Jalan Raya Pejagan-Bumiayu, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, anggota TNI Kodim 0713 Brebes membuat lapangan tembak pistol.

Hal ini tentunya sebagai upaya satuan tersebut dalam memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak para prajuritnya. Pasalnya selama ini anggota Kodim Brebes harus meminjam Lapangan Tembak Yonif 407 Padmakusuma, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.

Dijelaskan Pasiops Kodim Brebes, Kapten Infantri Eko Rudianto, bahwa diharapkan kedepan anggota Kodim tidak perlu keluar daerah jika hendak melaksanakan program Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali.

“Kedepan Latbakjatri untuk memelihara kemampuan dasar prajurit dapat dilakukan di wilayah sendiri sehingga menghemat waktu perjalanan guna memaksimalkan latihan,” ucapnya, Selasa (28/1/2020).

Ditambahkan Pelda Abdul Kholik, Bintara Tinggi Operasi Kodim, pekerjaan yang dilakukan adalah penyusunan ban bus bekas sebanyak kurang lebih 200 biji yang akan difungsikan sebagai tanggul di bagian belakang lesan tembak.

“Tinggi tanggul nantinya sama dengan lapangan tembak laras panjang yaitu 6 meter. Ini demi menjamin keamanan latihan sehingga tidak membahayakan masyarakat setempat,” ujarnya.

Abdul Kholik berharap dengan dibangunnya sarana tersebut ke depan dapat berguna bagi generasi selanjutnya, baik itu masyarakat umum yang tergabung dalam Perbakin, Polres serta KONI Brebes dalam pembinaan atlet petembak.

“Mewakili satuan saya mengucapkan terima kasih atas sumbangan ban bus bekas dari PO. Dedy Jaya Brebes, yang akan disusun mengelilingi lapangan tembak berjarak 25 meter ini,” imbuhnya mengapresiasi.

 

Sekedar diketahui, lapangan tembak pistol ini berada di sebelah timur lapangan tembak senapan, yang sebelumnya selesai dikerjakan sejak 15 November 2019 lalu dan dilanjutkan pemasangan 2.000 ban bekas yang diisi tanah sepanjang 60 meter, juga sebagai tanggul lesan.

 

Pemasangan ban bekas ini secara otomatis akan mempertebal tanggul tanah yang sebelumnya hanya 6 meter menjadi 8 meter. (Aan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.