Syi’ar Tembus Langit, Madrasah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor Tebar Cahaya Tsanawiyah di Madin 1 Pasir Lor

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN News. Banyumas || Dalam semarak Hari Santri Nasional 2025, Madrasah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor Karanglewas kembali menorehkan langkah nyata dalam menghidupkan denyut dakwah pendidikan Islam. Senin malam, 21 Oktober 2025, aula Madin 1 Pasir Lor, Karanglewas, bersinar penuh keberkahan, saat digelar kegiatan Sosialisasi Tsanawiyah yang diinisiasi oleh pihak madrasah dalam koordinasi erat bersama pengurus Madin 1 Pasir Lor, Karanglewas.

“Tujuan kami sederhana tapi bermakna besar,” tutur Ust. Jamil, Kepala Madrasah Al-Ittihaad 2 Pasir Lor. “Kami ingin memfasilitasi para santri Madin yang selama ini belum memiliki akses melanjutkan ke jenjang tsanawiyah. Ini ikhtiar untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar pendidikan agama tak terhenti di tengah jalan, tapi terus mengalir hingga menguatkan iman dan amal.”

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 20.00 hingga 21.30 WIB itu dihadiri oleh jajaran pimpinan Madrasah Al-Ittihaad 2, di antaranya waka kurikulum, waka kesiswaan, staf TU, tim PPDB, serta dewan asatidz. Dari pihak Madin 1 turut hadir ketua pengurus, tokoh agama, dan para pelaku sejarah berdirinya madrasah yang sarat nilai perjuangan itu.

Kegiatan sosialisasi dikemas dengan penuh kehangatan melalui presentasi program, dialog interaktif, dan pengisian biodata calon santri baru. Para santri kelas VI tampak begitu antusias dan langsung mengisi formulir pendaftaran, disambut senyum tulus para guru Madin. “Mereka menyambutnya dengan gembira, karena ini bagian dari cita-cita bersama untuk terus menumbuhkan generasi berilmu dan berakhlak,” terang salah satu staf kesiswaan.

Lebih jauh, Ust. Jamil menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga simbol sinergi antar lembaga pendidikan Islam di wilayah Karanglewas. “Kami ingin membangun jejaring, mengembangkan kapasitas, dan memperkuat ukhuwah antar madrasah,” ujarnya dengan semangat.

Dalam semangat Hari Santri, beliau menitipkan pesan mendalam,

“Jadilah santri yang berjuang dengan ilmu dan akhlak. Peliharalah semangat pengabdian, kemandirian, dan keikhlasan. Jadilah generasi yang membawa cahaya Islam dan kebangsaan dalam setiap langkah kehidupan.”

Sebagai penutup, Ust. Jamil menggambarkan makna semboyan madrasahnya yang kini menjadi ruh gerakan pendidikan Al-Ittihaad 2,

“Syi’ar Tembus Langit adalah semangat kami untuk terus meningkatkan kualitas spiritual dan moral, menebarkan nilai-nilai kebaikan dan keadilan hingga menembus batas langit dunia.”

Malam itu, langit Pasir Lor seolah menjadi saksi, cahaya ilmu dan semangat santri berpadu dalam langkah, menembus batas ruang dan waktu, membawa pesan bahwa madrasah bukan sekadar tempat belajar, tetapi taman iman tempat cahaya menumbuhkan peradaban.

(Kontributor : Djarmanto-YF2DOI//warto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.