BN NEWS, Garut || Kesuksesan pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 di wilayah Kecamatan Malangbong tidak hanya terlihat dari progres pembangunan fisik yang terus berjalan, tetapi juga dari terjaganya ritme kerja, keamanan, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Rabu (29/4/2026)
Di balik itu semua, ada peran penting Komandan Rayon Militer 1106/Malangbong, Kapten Inf Acu Hasanudin, yang menjadi pengendali lapangan sekaligus penjaga keseimbangan antara pembangunan dan pembinaan masyarakat.
Bukan sekadar memastikan pekerjaan selesai tepat waktu, Kapten Acu hadir langsung di tengah kegiatan, mengamati, mengarahkan, sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai unsur, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga yang terlibat.
Pendekatan ini membuat pelaksanaan TMMD tidak berjalan kaku sebagai program, melainkan hidup sebagai gerakan bersama.
Menariknya, peran tersebut tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik. Kapten Acu juga mengawal kegiatan non-fisik, salah satunya penyuluhan bahaya terorisme dan paham radikalisme yang menyasar pelajar dan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan yang kuat harus ditopang oleh ketahanan pola pikir masyarakat.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran. Kita ingin masyarakat tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang merusak,” ungkapnya.
Melalui pendekatan yang terbuka dan komunikatif, koordinasi lintas sektor pun berjalan lebih efektif. Setiap kendala di lapangan dapat segera direspons melalui musyawarah dan kerja sama, bukan sekadar instruksi.
Hal inilah yang membuat berbagai pihak memberikan apresiasi. Bagi mereka, kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran sekaligus kualitas pelaksanaan program.
TMMD ke-128 di Malangbong pun menjadi cerminan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh sumber daya, tetapi juga oleh kepemimpinan yang mampu menyatukan arah dan semangat.
Dari pengawasan pembangunan hingga penguatan wawasan kebangsaan, peran Kapten Acu Hasanudin menunjukkan bahwa menjaga wilayah bukan hanya soal keamanan, tetapi juga tentang memastikan masyarakat tumbuh dalam kebersamaan, kesadaran, dan ketahanan. (CG/Pendim 0611)



















