
BN NEWS | Cianjur, 1 Juni 2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan lebat mengguyur sejumlah wilayah Cianjur dalam dua hari ke depan.
Peringatan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di wilayah yang selama ini dikenal rawan bencana.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan pihaknya telah menyiagakan petugas dan relawan untuk melakukan pemantauan serta penanganan cepat apabila terjadi bencana akibat cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah perbukitan, lereng, dan bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan. Jika hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu lama, segera lakukan langkah antisipasi dan laporkan kondisi darurat kepada petugas,” ujarnya.
Wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih antara lain Kecamatan Mande, Cikalongkulon, Sukaluyu, Karangtengah, Cibeber, Campaka, serta sejumlah daerah di wilayah Cianjur Selatan yang kerap mengalami longsor dan banjir saat curah hujan tinggi.
BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di bawah pohon besar saat hujan disertai angin kencang, serta tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca memburuk dan jarak pandang terbatas.
Selain itu, warga yang tinggal di sekitar tebing dan lereng diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, seperti munculnya retakan di sekitar rumah atau tebing.
Dengan potensi cuaca ekstrem yang masih tinggi, BPBD berharap masyarakat tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah, serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga dalam setiap aktivitas.
(Jurnalis: Warsito)


















