BN News.- Nanggewer
Menciptakan iklim investasi yang kondusif dalam membangun usaha yang dapat membawah kesejahteraan bagi lingkungan sekitarnya menjadi kunci utama para pengusaha dalam menciptakan lapangan kerja apalagi pada situasi kondisi perekonomian bangsa saat ini banyak terkuras pada penanganan Covid-19 yang secara tidak langsung akan mempengaruhi ekonomi masyarakat, apalagi warga yang terdampak Pemutusan hubungan Kerja akibat covid-19, maka seharusnya kita mensuport bila ada pengusaha yang hadir menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat ditengah lesunya perekonomian.
Salah satu usaha yang hadir di wilayah Rw 05 Nanggewer Kecamatan Cibinong adalah Bengkel Vinauto Berlian diharapkan dapat menjadi solusi dalam menghadirkan lapangan kerja bagi warga yang mencari pekerjaan. Kendati demikian sebelum bengkel mulai dibangun warga sekitarnya memang sebagian sudah ada yang bekerja di Toko bangungan namun dengan adanya pengembangan usaha bengkel ini diharapkan dapat menambah tenaga kerja baru bagi warga yang ada disekitar bengkel untuk mengisi lowongan yang dibutuhkan baik sebagai tenaga ahli, tenaga administrasi, Office Boy, Security dan lainnya.
Saat awak Media Nasional bersama awak media belanegaranews menemui pak Suwanto selaku pemilik usaha bengkel Pada hari Selasa (25/8/2020) kepada awak Media menjelaskan bahwa pastinya kita akan memprioritaskan warga sekitarnya bilah usaha ini sudah beroperasi
“yang pasti kami membutuhkan tenaga ahli, klau ada orang sini sesuai dengan kriteria keahlian yang kami perlukan kenapa harus pake dari luar” ujarnya
“kalaupun kami membutuhkan tenaga dari luar itu hanya tenaga ahli yang kami perlukan bila sekitar sini tidak ada, peluang lain warga bisa diakomodir melalui secutity, office boy dan lainnya” tambahnya.
Yang pasti kita tidak akan mungkin diam partisipasi sosial bagi masyarakat sekitarnya tentu kita juga ambil bagian di dalamnya”ujarnya.
Pihaknya juga mengklaim sudah menghibahkan tanahnya untuk peruntuntukan jalan bagi warga yang dulunya hanya jalan setapak.
“Tanah kami hibahkan juga bagi warga, dulu jalan disamping hanya jalan setapak motor aja gak bisa lewat, kita kasi lebar dikit biar motor bisa lewat tapi kalau dibarin buat jalan mobil saya gak mau tanah khan kita juga beli” ucapnya.
awak media mendatangi salah satu warga yang berada berdempetan langsung dengan pagar proyek mengakui bahwa sudah pernah mendandatangani surat yang memberitahukan bahwa akan ada alat berat mau masuk di proyek
“ya sudah pernah tanda tangan waktu ada doser mau masuk”akuinya.
Lanjut kami menanyakan apakah merasa terganggu dengan Adanya Proyek ini, apakah benar sampai tengah malam?
“tidak terganggu,tidak sampai malam” singkatnya.
Kamipun sebagai awak media diperlihatkan data oleh pemilik adanya lembar kertas yang sudah ditandatangani oleh beberapa warga sekitar proyek yang sudah ditandatangani diatas materai.
Lebih lanjut awak media menanyakan respons hadirnya usaha ditempat ini? Ibu titin yang ditemui awak media yang rumahnya berada dibelakang proyek mengungkapkan bahwa pada dasarnya bagus warga bisa mendapatkan lapangan kerja.
“Bagus, warga juga bisa bekerja di sini yang penting tidak merusak lingkungan, airnya juga kesini kalau bersih gak apa-apa”ungkap Bu Titin.
“Air sumur yang di konsumsi sejauh ini tidak ada keluhan” Kata bu titin. (Suyatno/AJWI/Red )