Tiga Orang Murid Ngaji Warga Desa Karangnunggal Diisolasi Di Ruang Isolasi Satgas Covid-19 Desa

  • Whatsapp

Sharing is caring!

 

Reportase : Taufik Winata
Cianjur – Jawa Barat

BN News | CIANJUR ~

Setelah terkonfirmasi positif covid-19 dari hasil test swab antigen yang dilakukan oleh Tim Kesehatan Puskesmas Cibaregbeg, PS(13),ES((13) dan WW(13) warga kampung perabon Rt. 02/02 Desa Karangnunggal kecamatan Cibeber,kabupaten Cianjur, langsung dibawa ke Ruang Isolasi Satgas covid-19 Desa Karangnunggal,Senin,(31/05/21) untuk diisolasi.

Ketiga orang murid ngaji tersebut,diketahui telah melakukan kontak erat dengan seorang guru ngaji ditempat mereka belajar mengaji Al-Qur’an,di kampung perabon, RT 02/02 Desa Karangnunggal,kecamatan Cibeber,Cianjur, yang mana Guru ngaji tersebut lebih dulu dinyatakan positif covid-19 dari hasil test swab antigen, setelah mengalami gejala mati rasa dan penciuman.

Hal itu dibenarkan oleh dr, Sri Daniasari, seorang dokter umum di Puskesmas Cibaregbeg juga salah satu Tim kesehatan yang melaksanakan 3T pada kasus tersebut, saat dikonfirmasi Belanegaranews.com lewat sambungan telpon, Rabu (03/06/21) sekira pukul 15.00 wib.

” Ya benar ada tiga orang warga desa karangnunggal yang diisolasi di ruang isolasi satgas covid-19 desa karangnunggal, ketiganya sudah dilakukan test swab antigen pada hari Senin (31/05/21) dan hasilnya positif covid-19,” terangnya.

Ketika ditanyakan, keberadaan guru ngaji yang lebih dulu dinyatakan positif covid-19,dr.Sri Daniasari mengatakan,

” Guru ngaji sudah diisolasi di Bumi Ciherang, dan ketiga murid ngaji yang diisolasi adalah hasil 3T yang kami lakukan kepada orang yang pernah kontak erat dengannya.” Tandasnya.

Terpisah, Camat Cibeber Ali Akbar,S.Kom.,M.AP saat dikonfirmasi hal tersebut via sambungan telpon menjelaskan,

” Ya betul ada tiga warga desa Karangnunggal yang masuk ruang isolasi satgas covid-19 desa Karangnunggal, ini memperlihatkan kesadaran warga masyarakat mulai tumbuh, saat terpapar, mereka mau masuk ruang isolasi yang disediakan oleh satgas covid-19 di desa masing masing, beda dengan waktu waktu sebelumnya, yang selalu menolak untuk diisolasi di ruang isolasi satgas covid-19 desa, ini dapat membantu mencegah penyebaran lebih banyak lagi dan akan lebih aman jika diisolasi di ruang isolasi yang disediakan oleh satgas covid-19 desa, ketimbang melakukan isolasi mandiri di rumah sendiri” ungkapnya.

Kepala Desa Karangnunggal, M.Zamzam Mubarak,S.E mengatakan,

“Proses isolasi akan berlangsung selam 14 hari kedepan, pemerintah desa Karangnunggal sebagai gugus tugas covid-19 Desa Karangnunggal, telah menyediakan suply untuk 3 kali makan dalam sehari,buah buahan serta vitamin C dan Susu untuk warga yang diisolasi, dengan dijaga 24 jam oleh anggota satgas covid-19 desa Karangnunggal,” jelasnya.

Segala upaya yang dilakukan pemerintah adalah cara yang terbaik untuk melindungi warganya dan sekaligus upaya menanggulangi pandemi covid-19 agar pandemi ini segera berakhir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *