Ketua MUI Cianjur Sebagai Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur Lakukan Monev di Kecamatan Cibeber

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Reportase : Taufik Winata
Cianjur – Jawa Barat

BN News | CIANJUR ~

Tim Satgas penanganan pandemi Covid-19 kabupaten Cianjur, gelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi penanganan pandemi Covid-19 di tingkat kecamatan Cibeber.

Kedatangan rombongan Tim Satgas covid-19 kabupaten Cianjur, yang dipimpin oleh ketua MUI kabupaten Cianjur, KH.Abdul Rauf, disambut Camat Cibeber Ali Akbar di depan kantor kecamatan Cibeber.

Kegiatan monev dilaksanakan di ruang pertemuan kantor kecamatan Cibeber,Jumat, 11/06/21.

Dalam acara Monev, ketua  MUI kabupaten Cianjur,KH.Abdul Rauf memberikan arahan serta berdialog langsung dengan anggota satgas Covid-19 kecamatan Cibeber.

Menyikapi adanya sebagian Tokoh Agama,Kyai dan Ustadz yang menolak program vaksinasi, bahkan memprovokasi warga untuk menolak divaksinasi yang berkembang saat ini, KH.Abdul Rauf menyampaikan arahannya kepada seluruh anggota satgas covid-19 kecamatan Cibeber yang hadir, untuk selalu bijak dan tetap mengedepankan ukuwah dalam menyikapi perbedaan dan hindari perpecahan.

” Menyikapi perbedaan harus dengan bijak,ketika kita beda jangan kita musuhi malah kita harus merangkulnya,” ucap KH.Abdul Rauf.

” Yang wajib itu ikhtiarnya, jangan sampai perbedaan berujung perpecahan, ukhuwah harus tetap dijaga, lakukan komunikasi dan berikan pemahaman dengan baik” imbuhnya.

Kegiatan Monev dipimpin langsung oleh Camat Cibeber Ali Akbar, turut hadir Sekmat Cibeber Iin Solihin,kepala Puskesmas Cibeber,Asep Rosihulhaq,Kepala Puskesmas Cibaregbeg, Agus Kuswara,Ketua MUI Kecamatan Cibeber, KH Muhamad Faisal, Kepala KUA Cibeber Jaelani Azie dan Peltu Sugiyono (mewakili Danramil 0803/Cibeber),

Sementara itu, Camat Cibeber Ali Akbar, saat ditemui Belanegaranews.com sesaat setelah acara Monev selesai digelar, menjelaskan kegiatan Monev yang digelar di kantor Kecamatan Cibeber,

“Alhamdulillah tadi sudah disampaikan beberapa arahan yang sangat berguna bagi kami di lapangan, mudah mudahan dengan adanya dukungan dari ketua MUI,para Tokoh Agama,para Ustadz, kegiatan pemerintah dari mulai penerapan protokol kesehatan dan juga kegiatan vaksinasi lebih diefektifkan lagi, ketakutan masyarakat terkait tentang kehalalan dan haramnya vaksin dan sebagainya, sudah bisa ditekan dan diperjelas dengan tadi yang disampaikan oleh ketua MUI Cianjur KH.Abdul Rauf,” jelas Ali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *