Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kec.Cibeber Bubarkan Pesta Pernikahan Dengan Hiburan Organ tunggal

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Reporter : Taufik Winata
Cianjur – Jawa Barat

BN News | CIANJUR ~

Sebuah Resepsi pesta pernikahan yang digelar oleh seorang tenaga pengajar (ASN) di Kampung Kanoman desa Kanoman Kecamatan Cibeber,Cianjur, dibubarkan Tim Gugus tugas penanganan covid-19 kecamatan Cibeber,Sabtu (17/07/21).

Tim Gugus Tugas penanganan covid-19 kecamatan Cibeber yang terdiri dari anggota TNI dari Koramil 0803/ Cibeber, anggota Polri dari Polsek Cibeber dan anggota Satpol PP kecamatan Cibeber, bergerak ke lokasi Pesta pernikahan setelah sebelumnya mendapatkan laporan dari warga, yang melaporkan adanya pesta pernikahan dengan hiburan orgen tunggal, atas perintah dari Kapolsek Cibeber Kompol Bambang Kristiono,S.H.,M.H., yang telah berkoordinasi dengan Camat Cibeber Ali Akbar,S.Kom.,M.AP, petugas menghentikan para biduan yang sedang bernyanyi di panggung, dan dibubarkan.

Saat petugas tiba di lokasi terpantau ada salah satu tamu, berada di atas panggung sedang berjoget, dan langsung turun kembali ke tempat resepsi dan menghilang, para teknisi dan pemain orgen pun segera membereskan peralatannya.

Miris, seorang tenaga pengajar harusnya lebih paham akan peraturan yang sedang diterapkan oleh pemerintah yaitu PPKM darurat, dimana pesta pernikahan telah ditetapkan tidak diperbolehkan apalagi menggelar hiburan orgen tunggal yang bisa memicu kerumunan, dan lebih mirisnya lagi para tamu undangan kebanyakan adalah sesama tenaga pengajar, namun tetap mengabaikan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Anggota unit Reskrim Polsek Cibeber, Aipda Eddy Widodo, sesaat setelah melaksanakan pembubaran pesta pernikahan di kampung Kanoman mengatakan, oknum ASN yang telah melanggar peraturan PPKM darurat dengan menyelenggarakan pesta pernikahan, anaknya di kampung Kanoman RT. 02/06 Desa Kanoman Kecamatan Cibeber itu, akan dikenakan sanksi Tipiring dan dijadwalkan dipanggil ke Mapolsek Cibeber pada hari Senin(19/07/21) untuk dimintai keterangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *