
Reporter : Warto
Sumber : Djarmanto Relawan NU Care LAZISNU
BN News || Banyumas~
Meski wilayah kabupaten Banyumas sudah termasuk wilayah yang maju dari segi perekonomiannya, masih ditemukan balita yang mengalami kasus stunting atau gizi buruk. Ibu Bupati Banyumas selaku Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Banyumas, Ny Hj. Erna Husein senantiasa mengajak semua kader PKK harus aktif dan sistematis dalam pencegahan, penanggulangan dan solusi stunting, sehingga mampu menekan jumlah kasus stunting di Kabupaten Banyumas dan mengajak bersama-sama seluruh komponen masyarakat termasuk JPZIS NU Care-LAZISNU.

Asron Sekretaris JPZIS NU Care-LAZISNU Beres Purwokerto Barat bersama Ibu Henny, Ibu Atin selaku Pengurus (TP) PKK Kabupaten Banyumas, pagi ini hadir sebagai utusan Ibu Bupati Banyumas selaku Ketua Tim Penggerak PKK dan didampingi dari unsur Forkompincam Kedungwuluh, Lurah Kedungwuluh beserta Staf dan Tim PKK Kelurahan, Ketua RT, Ketua RW setempat dan Utusan Kepala MI Ma’arif NU 1 Pangebatan,bersama sama menyaksikan penyerahan bantuan bingkisan makanan tambahan, buah-buahan, susu formula dan uang tunai 1 jt, yang diserahkan melalui Lurah dan diterima Mulyani ibu kandung dari balita sunting atas nama Daffa Dzaky Al Farizi (2 th), dan termasuk keluarga kurang mampu, beramat di Jl. jendral Sutoyo Gang VII RT. 008 RW. 001 Kelurahan Kedungwuluh Kecamatan Purwokerto Barat Kabupaten Banyumas, Kamis ( 03/3/2022 ).

Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Banyumas, diwakili Ibu Henny yang kebetulan juga bekerja di Dinkes Banyumas, memberikan kasih sayang untuk Daffa Dzaky Al Farizi dan arahan atas petunjuk Ibu Bupati kepada senua yang hadir menghimbau semua Camat, Lurah, RW, RT dan PKK, bergerak bersinergi bersama JPZIS NU Care-LAZISNU dan pemangku kepentingan di wilayah kerja masing-masing, pembinaan kepada masyarakat untuk komitmen dalam memfasilitasi, menggerakkan keluarga untuk memperbaiki pola asuh anak dan pola makan guna memenuhi asupan gizi yang baik bagi anak,” kata Henny.
Lurah Kedungwuluh Siswoyo didampingi Istri menyampaikan ” ucapan sukur dan rasa terima kasih kepada JPZIS Beres atas bantuanya untuk warga Kedungwuluh, semoga pola hidup yang sehat menjadi budaya dan harus dimulai dari kesadaran diri sendiri masyarakat. Sehingga, akan membantu percepatan penurunan kasus stunting, serta membantu percepatan peningkatan pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM) di kabupaten Banyumas.
“Dalam menanggulangi stunting secara signifikan ini dibutuhkan kerjasama dan harmonisasi seluruh komponen yang ada di daerah, dalam mendukung program pemerintah agar bisa ditingkatkan, jika kita bergotong royong dan bersama sama, Insyaalah lebih cepat dalam menangani kasus 11 Ribu balita stunting se Kabupaten Banyumas dan 300 balita sunting se Kecamatan Purwokerto Barat,” kata Djarmanto, Penasehat JPZIS NU Care-LAZISNU Beres Purwokerto Barat Banyumas.

Danramil Purwokerto Barat Kapten Ali Sobirin, beserta Kanit Binmas Polsek Purwokerto Barat Iptu Agus Cahyono Wibowo, terus mengingatkan agar seluruh warga dalam aktifitas, terus lakukan pola hidup bersih sehat dilingkungan tempat tinggalnya, dan tetap prokes dan melaksanakan 5 M demi kebaikan dan kesehatan bersama-sama di masa pandemi masih belum juga usai, sambil didampingi Babinsa dan Babinkamtibmas juga berharap bisa mendapatkan kaleng koin NU Care-LAZISNU untuk bersedekah.Imbaunya.

Agus Sriyono Camat Purwokerto Barat mewakili Keluarga penerima bantuan dan Forkompincam beserta seluruh yang hadir menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Ibu Hj Erna Husein yang diwaliki oleh Pengurus TP PKK Kab Banyumas telah bergotong royong bersama JPZIS NU Care-LAZISNU Beres, hadir memberikan bantuan, yang bersumber dari sedekah uang receh / koin warga, Kesemuanya menjadi penyemangat kami untuk terus bisa bergabung di lapangan guna menggalang bantuan sosial kemanusiaan dan solusi stunting yang dilakukan secara terkoordinasi dengan kami dan pemerintah daerah, ucapnya.
Mari kita bergabung menjadi peserta Gerakan Sedekah Pagi dengan Kaleng Koin NU Care-LAZISNU, baik secara pribadi maupun Institusi,karena koin receh yang kita kumpulkan akan sangat berarti bagi kaum yang membutuhkan, tutupnya.



















