
Reporter : Adiyatama
Kebumen ~ Jawa Tengah
BN News || Kebumen~
Bansos merupakan program dana hibah untuk penanggulangan kemiskinan, yang dibagikan kepada masyarakat yang mana harus sesuai dengan peraturan dan prosedural pelaksanaannya. Munculnya Program BLT DD akibat adanya Covid-19 dan PPKM. Desa merupakan ujung tombak yang secara langsung bersinggungan dengan warga secara langsung dan mengetahui keadaan serts, data statistik kependudukan, antara sikaya dan simiskin, yang pantas serta layak untuk menerima bantuan atau tidak. Rabu 15/06/22. Sekira pukul 14.00 WIB.

Beberapa warga masyarakat Desa Kebakalan kecamatan Karanggayam berinisial MN, menyampaikan kepada Awak Media belanegaranews.com Berkaitan dengan adanya pembagian BLT DD yang dibagikan kepada warga sesuai data penerima yang diajukan kepada pemerintah Desa. Bantuan berupa uang tunai senilai Rp 900.000,00 dibagikan kepada masyarakat pada hari selasa, 14/06/22.
Pada kesempatan yang sama, namun ada beberapa oknum ketua RT diduga mengkondisikan sehari sebelum pembagian uang tersebut, dan berpesan jika uang sudah diterima, segeralah menyetorkan ke Ketua RT dan menyuruh untuk jangan menceritakan kepada orang lain, “katanya Mn.
Dugaan sementara Beberapa ketua RT memotong Uang BLT DD, kurang lebih sebesar Rp 300.000,00 per penerima Bansos, kata “Mn beberapa kali mendapat keluh kesahnya dari para warga hingga (merasa risih) lalu Mn menanyakan ke tetangganya dan kerabatnya, sembari memantau ke beberapa warga penerima ternyata mendapati keterangan, dari warga mengatakan hal yang sama.
Dimasa pemulihan ekonomi usai terdampak adanya Covid-19 dan PPKM yang berkepanjangan, Meskipun warga kelihatannya diam, namun dalam benak hati yang paling dalam sebenarnya merasa tidak rela haknya diambil orang lain, mengingat ekonomi yang sedang terjepit dan serba sulit, “ungkap Mn.
Lebih lanjut “ada beberapa warga yang sudah mampu berkecukupan, bahkan mempunyai kendaraan roda 4 dan ada juga rumahnya mewah (Loteng) turut kebagian uang BLT, alasan dari pak RT diratakan, namun tidak sama jumlahnya, “kata Wt, “kepada Mn, waktu itu.
Sementara itu ada beberapa warga yang tidak mau disebut namanya, dan layak mendapatkan bantuan PKH dan sembako, justru malah tidak mendapatkan Bantuan tersebut selama beberapa bulan terakhir. Warga tersebut sudah terdaftar di DTKS banprov jateng usai dicek identitasnya.
Disisi lain, Awak media menanyakan kepada kepala Desa Kebakalan kecamatan karanggayam, melalui Whatsapp, Apa benar hari selasa kemarin ada kegiatan pembagian BLT DD senilai Rp 900.000,,, “Kades membenarkan, Ya Mas, jawabnya.

Beberapa pemuda Desa Kebakalan kecamatan karanggayam mengatakan, jika memang terjadi hal seperti itu, berharap kepada kepala Desa beserta jajaran kepemerintahannya, untuk bertanggung jawab, dan segera mengembalikan uang tersebut kepada yang berhak. Apabila perihal tersebut tidak segera diselesaikan maka akan melanjutkan ke pihak berwajib. “tandasnya.
Diwaktu yang berbeda kami awak media mengadakan klasifikasi di Balai Desa Kebakalan, bertemu dengan kades Kebakalan “Wt dan Kadus “Rh, Kamis (17/6/22). Pada kesempatan itu kades dan kadus mengatakan, bahwa kami tidak tau menau dengan adanya kejadian tersebut, kami melaksanakan tugas dan kinerjanya sesuai dengan aturan dan prosedural pembagian Bansos BLT DD, tidak ada yang dikurangi dan ditambah’i, “tegas Kades Wt.



















