BN NEWS, Cianjur || Area pemakaman umum di Kampung Cigombong, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas ikut tergerus longsor. Dua jenazah yakni sepasang suami istri (pasutri) pun ikut keluar permukaan dan ikutt tergantung ditebing akibat kejadian tersebut.
Peristiwa longsor tersebut terjadi pada, Jumat (17/04) dini hari akibat hujan deras selama berjam- jam semenjak Kamis (16/04) dan mengakibatkan tebing setinggi 20 meter longsor.
Dalam kejadian tersebut, tak hanya mengakibatkan dua pemakaman pasutri ikut tergerus melainkan berdampak pada pemukiman warga.
Sebanyak empat kepala keluarga(KK) terpaksa diungsikan ke lokasi yang lebih aman, sementara akses jalan utama di Kampung Cigombong tertutup material longsor.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, menuturkan, Desa Batulawang menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat tingginya curah hujan.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan bencana di sejumlah wilayah di Cianjur khususnya di Desa Cigombong ini dan dilaporkan ada makam yang tergerus serta akses jalan tertutup longsor,” ujarnya,
Menurut Asep, petugas Bencana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)bersama relawan serta warga telah melakukan penanganan di lokasi tersebut termasuk mengevakuasi jenazah yang terdampak longsor.
“Untuk warga terdampak, sudah kami evakuasi ke tempat yang lebih aman,” kata Asep.
BPBD Kabupaten Cianjur, mengimbau kepada masyarakat Cianjur agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
“Curah hujan masih tinggi disertai angin kencang. Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya. (Warsito/Risma )



















