
BN News. Cianjur || Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, menghadiri upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional(HARDIKNAS) yang dilaksanakan di SMKN 2 Cilaku, Senin (4/5).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan dan dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur, jajaran SKPD, para kepala sekolah, guru, siswa-siswi, serta tamu undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati Cianjur membacakan sambutan naskah pidato Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah(MENDIKNAS)yakni HARDIKNAS menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di daerah.
Ia menegaskan, bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di era global.
Kemudian, bupati menyampaikan bahwa pembelajaran mendalam adalah ikhtiar yang dimaksudkan untuk mencapai cita- cita ideal pendidikan nasional.
“Untuk melaksanakan pembelajaran mendalam sebagaimana mestinya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis diantaranya adalah program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran, pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, pembelajaran mendalam juga perlu diintegrasikan dengan penguatan karakter melalui penciptaan budaya dan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, baik fisik, sosial, dan spiritual, meningkatkan kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan literasi dan numerasi, STEM (Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika) serta Tes Kemampuan Akademik (TKA)dan bagaimana memberikan kesempatan pendidikan yang luas, dengan layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel,”jelasnya .
Lebih lanjut,ia menyampaikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu, melainkan pembentukan karakter, akhlak, dan jati diri bangsa.
“Kita harus memastikan bahwa seluruh anak di Cianjur mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas dan merata,” ujarnya.
Pasalnya, pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia.
Sebab , Inti proses pendidikan adalah memuliakan. Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, meletakkan dasar dan nilai pendidikan dengan sistem among; asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan, pembinaan).
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi serta sekolah yang telah menunjukkan capaian luar biasa di bidang akademik maupun non-akademik.
Selain itu, penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pelajar dan tenaga pendidik untuk terus meningkatkan prestasi dan inovasi.
Selain upacara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang ditampilkan oleh siswa-siswi SMKN 2 Cilaku.
“Pertunjukan tersebut mencerminkan kekayaan budaya lokal serta kreativitas generasi muda Cianjur dalam melestarikan nilai-nilai budaya bangsa,”tandasnya. (Risma)



















