BN NEWS, Garut || Paguyuban Kolaborasi Hijau kembali melaksanakan Aksi Kolaborasi Hijau ke-77 di Blok Jengkot 3, dengan fokus pada penanaman pohon Rainbow dan Beringin, sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap tanaman yang telah ditanam pada kegiatan sebelumnya. Rabu (3/6/2026)
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk membangun ekosistem yang lebih hijau dan lestari. Selain menambah jumlah pohon di kawasan penghijauan, tim juga melakukan pengecekan kondisi tanaman, perawatan, serta pendataan tingkat keberhasilan hidup tanaman di lapangan.
Menurut koordinator kegiatan, Lukmanul Hakim keberhasilan program penghijauan tidak cukup diukur dari banyaknya bibit yang ditanam, tetapi dari sejauh mana tanaman tersebut mampu tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat bagi lingkungan di masa depan.
“Menanam adalah langkah awal, namun merawat dan mengevaluasi adalah bentuk tanggung jawab. Evaluasi diperlukan agar setiap pohon yang ditanam memiliki peluang terbaik untuk tumbuh dan menjadi bagian dari solusi lingkungan jangka panjang,” ungkap salah satu anggota tim.
Pohon Rainbow dipilih karena keunikan dan nilai estetikanya yang melambangkan keberagaman dan harapan, sementara pohon Beringin dikenal memiliki akar yang kuat, kemampuan menjaga tata air, serta menjadi simbol keteduhan dan keberlanjutan kehidupan.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Paguyuban Kolaborasi Hijau berharap dapat mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi tanaman di lapangan, mulai dari faktor cuaca, kondisi lahan, hingga kebutuhan perawatan lanjutan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar perbaikan program penghijauan berikutnya agar lebih efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga membangun budaya merawat dan bertanggung jawab terhadap apa yang telah ditanam.
“Pohon yang tumbuh adalah hasil dari penanaman. Namun hutan yang lestari adalah hasil dari pemeliharaan dan evaluasi yang berkelanjutan.” Filosofi inilah yang terus menjadi semangat dalam setiap langkah gerakan Kolaborasi Hijau.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, Aksi Kolaborasi Hijau #77 menjadi bukti bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Karena pada akhirnya, keberhasilan penghijauan bukan hanya tentang menanam hari ini, tetapi memastikan kehidupan tetap tumbuh di masa depan.
Kegiatan penghijauan tersebut dilaksanakan di kawasan eks PMDK PTPN 1 Regional 2 yang saat ini sebagian lahannya telah dimanfaatkan dan digarap oleh kelompok tani setempat. Oleh karena itu, keberlanjutan program penghijauan di kawasan tersebut tidak hanya bergantung pada kegiatan penanaman yang dilakukan oleh Kolaborasi Hijau semata, tetapi juga memerlukan upaya pembenahan dan penataan kawasan secara berkelanjutan.
Sinergi antara PTPN 1 Regional 2 sebagai pemegang kewenangan kawasan dan kelompok tani penggarap sebagai pihak yang berinteraksi langsung dengan lahan menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung produktivitas kawasan secara berkelanjutan. (Cepi Gantina)



















