
BN NEWS, GARUT || Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kecamatan Cikajang tidak hanya diwarnai kemeriahan hiburan dan olahraga. Di balik semarak perayaan tersebut, jajaran Polsek Cikajang menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat juga diwujudkan melalui aksi nyata kemanusiaan dengan menggelar bakti sosial donor darah di Ruang BPD, Komplek Kantor Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Semarak Hari Bhayangkara ke-80 itu melibatkan personel Polri, TNI, aparatur pemerintah, tenaga kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), serta masyarakat. Sejak pagi, para peserta secara bergantian mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.
Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, aksi donor darah menjadi bukti bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kapolsek Cikajang, AKP Patri Arsono, S.H., mengatakan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Polri terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
“Setetes darah yang kita sumbangkan hari ini dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain. Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami jadikan sebagai ajakan kepada seluruh personel dan masyarakat untuk bersama-sama menebarkan kepedulian. Tugas Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan seperti donor darah ini,” ujar AKP Patri Arsono.
Ketua PMI Kecamatan Cikajang, Oded Sutarna, mengapresiasi inisiatif Polsek Cikajang yang menjadikan donor darah sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar karena setiap kantong darah yang terkumpul berpotensi menyelamatkan nyawa.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Polsek Cikajang dan seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan donor darah ini. Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki arti yang sangat besar bagi pasien yang membutuhkan. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk rutin menjadi pendonor darah, karena setetes darah yang kita berikan hari ini bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain,” kata Oded Sutarna.
Sementara itu, Camat Cikajang, Riyana Tasripin, S.Sos., menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan donor darah ini mencerminkan wajah humanis Polri. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama melalui aksi yang manfaatnya sangat nyata. Kami berharap sinergi antara Polri, TNI, PMI, pemerintah, dan masyarakat seperti ini terus diperkuat sebagai budaya gotong royong dalam membangun Kecamatan Cikajang,” ungkapnya.
Pelaksanaan donor darah berlangsung tertib dengan pendampingan tenaga kesehatan yang memastikan seluruh tahapan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga proses pengambilan darah, berjalan sesuai standar medis. Antusiasme peserta pun terlihat dari banyaknya personel dan masyarakat yang secara sukarela mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui aksi sosial ini, Polsek Cikajang kembali menegaskan bahwa tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan. Di tengah semarak Hari Bhayangkara ke-80, semangat pengabdian diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sebab, keamanan dan kemanusiaan adalah dua pengabdian yang berjalan berdampingan menjaga kehidupan, bukan hanya melindungi wilayah.
(Cepi Gantina)

















