BN News || Bogor – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengintruksikan ke semua Organisasi Relawan untuk siap siaga, Dampak Gempa Magnitudo 4,6 Sukabumi, Aktivitas Gunung Salak Meningkat, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (18/12/2023)
Direktur Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pangarso Suryotomo mengatakan, “Kami sudah menyampaikan kepada, BPBD Kabupaten Bogor dan temen – teman Organisasi Relawan agar selalu stanby dan meningkatkan kesiap siagaan, dengan meningkatnya aktivitas Gunung salak ini.” katanya.
Gempa Magnitudo 4,6 Sukabumi yang terjadi Kamis (14/12/2023), masih terjadi gempa susulan walaupun tidak sebesar yang pertama hingga saat ini.
Sebanyak 463 jiwa masih mengungsi karena khawatir gempa susulan masih terjadi. Lokasi pengungsian di Desa purwabakti Kecamatan Pamijahan dan Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor.
Komandan Kompi TRC BPBD Kabupaten Bogor Hayat Danki mengatakan, “Posko Pengungsian masih ada karena tiap malam warga masih khawatir, semalam aja gempa magnitudo 2.1 susulan masih terjadi.” katanya.
Dengan dua lokasi di kecamatan Pamijahan dan Kecamatan Leuwiliang, BPBD Kabupaten dan Relawan Mendirikan Tenda pengungsian dan membuka dua dapur umum untuk warga yang terdampak gempa.
Hayat pun menjelaskan, “Lokasi pengungsian biasa di huni malam harinya, karna kalau siang warga kembali ke rumah dan beraktivitas. Selain mendirikan tenda pengungsian,kami BPBD Kabupaten Bogor beserta instansi terkait dan Relawan membuka dapur umum untuk warga yang terdampak.” jelasnya.
(Zaenal DR)



















