Yayasan Patriot Bangsa Mandiri Hadiri Pembukaan TMMD ke-128 di Kulon Progo

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN NEWS, Kulon Progo || Pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0731/Kulon Progo berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Yayasan Patriot Bangsa Mandiri, Asep Susilo A.S., yang juga merupakan Kader Bela Negara Kementerian Pertahanan serta prajurit Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat. Ia hadir bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.

Program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui program ini, berbagai kegiatan dilaksanakan, mulai dari pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa, fasilitas umum, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Asep Susilo A.S. menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan TMMD yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Program TMMD menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa. Tidak hanya pembangunan fisik, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, serta semangat bela negara,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar pembangunan di wilayah pedesaan semakin merata dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain itu, TMMD juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan koordinasi antar berbagai pihak, baik TNI, Polri, pemerintah, maupun komponen masyarakat.

Pembukaan TMMD ditandai dengan upacara resmi serta rangkaian kegiatan simbolis sebagai tanda dimulainya berbagai program pembangunan. Masyarakat setempat menyambut kegiatan ini dengan antusias, mengingat program tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses infrastruktur sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat desa.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-128 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik berupa sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi wawasan kebangsaan dan bela negara, bahaya narkoba, kamtibmas, kesadaran hukum, pencegahan klitih, pengelolaan sampah lingkungan, hingga edukasi kesehatan seperti pencegahan penyakit pada hewan (LSD dan antraks) serta penyakit menular pada manusia seperti TBC dan leptospirosis, termasuk penanggulangan bencana alam.

Melalui TMMD, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat, sekaligus mempercepat pembangunan daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat, ketahanan nasional yang kokoh, serta tumbuhnya semangat bela negara. (Tio/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.