May Day Tanpa Orasi: Buruh Cikajang Pilih Selamatkan Nyawa Lewat Donor Darah

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN NEWS, GARUT || Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, berlangsung dengan cara yang berbeda. Tanpa hiruk-pikuk demonstrasi, Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN 1 Regional 2 Kebun Cisaruni justru memilih aksi yang lebih sunyi namun berdampak nyata donor darah. Jum’at (1/5/2026)

Kegiatan sosial ini digelar di Kantor Induk PTPN 1 Regional 2 Kebun Cisaruni, Giriawas, dan menggandeng PMI Garut serta PMI Cikajang. Sejak pagi, antusiasme peserta terlihat tinggi. Tak hanya karyawan perkebunan, warga sekitar, hingga perwakilan LSM dan organisasi masyarakat turut ambil bagian. Nampak hadir Kepala Desa Giriawas, Babinsa, Bhabinkamtibmas juga Ketua Umum Forum Peduli Cikajang

May Day yang biasanya identik dengan tuntutan dan suara lantang, di Cisaruni justru diisi dengan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Setiap tetes darah yang didonorkan menjadi simbol nyata bahwa buruh bukan hanya penggerak ekonomi, tetapi juga penjaga kehidupan.

Ketua SPBUN Korwil Garut, Hedi Darnida, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk refleksi makna perjuangan buruh yang lebih luas.

“Hari Buruh bukan hanya tentang hak dan kesejahteraan, tapi juga tentang nilai kemanusiaan. Kami ingin menunjukkan bahwa buruh hadir tidak hanya untuk bekerja, tetapi juga untuk memberi manfaat bagi sesama. Donor darah ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap kehidupan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Forum Peduli Cikajang, Dayat Hidayat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai langkah yang dilakukan SPBUN menjadi contoh positif dalam membangun budaya sosial di tengah masyarakat.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya. Ketika buruh bergerak untuk kemanusiaan, itu menjadi kekuatan besar yang menyatukan semua elemen,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Giriawas, Deni Sunjani, yang melihat kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi sosial yang patut dipertahankan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran buruh, masyarakat, dan berbagai elemen dalam satu aksi kemanusiaan menunjukkan bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama kita. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Melalui aksi donor darah ini, SPBUN PTPN 1 Regional 2 Kebun Cisaruni membuktikan bahwa peringatan May Day tidak selalu harus diwarnai dengan tuntutan di jalan. Dengan pendekatan yang lebih humanis, buruh di Cikajang justru menghadirkan pesan kuat: perjuangan sejati adalah memberi manfaat bagi kehidupan.

Di tengah dinamika dunia kerja, langkah kecil seperti ini menjadi pengingat bahwa solidaritas tidak hanya disuarakan, tetapi juga diwujudkan. (Cepi Gantina)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.