
BN NEWS, Garut || Tim karang taruna dan warga masyarakat Kampung Pamegatan RT 2 RW 5, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Garut, bergotong royong untuk membangun ulang rumah tidak layak huni yang ditinggali oleh dua orang kakak beradik. Kisah sedih kedua kakak beradik tersebut yang tinggal dalam kondisi rumah yang sangat tidak layak membuat banyak orang tergerak hatinya untuk membantu.
Dengan semangat gotong royong, juga dukungan Pemerintah Desa Mekarjaya, Karang taruna dan warga masyarakat bekerja keras membangun rumah layak untuk kedua kakak beradik Sela (18) dan Silvi (15).
Kaka Silvi, Sela terpaksa harus putus sekolah sementara adiknya Silvi masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 2 Cikajang kelas IX. Seperti yang pernah di beritakan sebelumnya dalam artikel berita yang berjudul “Rumah Tidak Layak, di Huni Dua Kakak Beradik yang Ditinggal Ibunya Bekerja ke Luar Negeri” Pada tanggal 27 Mei 2024 lalu.
Ketua Karang Taruna setempat, Dida, mengatakan bahwa ini adalah bentuk kepedulian mereka terhadap sesama. Mereka tidak bisa membiarkan kedua kakak beradik tersebut tinggal dalam kondisi yang tidak layak.
“Dalam kesempatan ini, saya selaku Ketua Karang Taruna Kampung Pamegatan, Garut, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah turut serta memberikan bantuan dan dukungannya dalam pembangunan ulang rumah tidak layak huni yang ditinggali oleh kedua kakak beradik,” ucapnya.
“Bantuan dan kepedulian dari para donatur semoga dapat membantu kami dalam mewujudkan rumah baru yang layak huni bagi mereka. Terima kasih atas doa dan sumbangsihnya, semoga kebaikan ini menjadi ladang amal yang bermanfaat bagi kita semua,” pungkas Dida kepada media Bela Negara News.
Aksi solidaritas yang ditunjukkan oleh karang taruna dan warga masyarakat Kampung Pamegatan ini mudah-mudahan menginspirasi banyak orang untuk mau peduli terhadap pembangunan rumah layak untuk membantu dua kakak beradik tersebut.
Kisah mengharukan ini menjadi inspirasi bagi banyak orang tentang pentingnya gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Semoga rumah baru tersebut dapat segera terwujud sehingga kedua kakak beradik tersebut dapat tinggal dengan layak dan aman. (Cepi Gantina)



















