Kolaborasi Hijau ke-68 Menggema di Bukit Cinta Kembar, Satukan Elemen Masyarakat Cegah Bencana

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN NEWS, Garut || Semangat menjaga alam kembali digaungkan dalam kegiatan Kolaborasi Hijau ke-68 yang digelar Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut di Bukit Cinta Kembar, Kampung Cinta Kembar, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam Cikajang, Sekretaris Kecamatan Cikajang Ibu Ratu Ayu Dinar Wira Pertiwi yang mewakili Camat Cikajang beserta jajaran, Danramil 1116/Cikajang Kapten Inf Cacu Ruswandi, Kepala Desa Mekarjaya Dedi Setiawan, Ketua PGRI Cikajang Otang Saepuloh, para kepala UPT se-Kecamatan Cikajang, Ketua PMI Cikajang, serta masyarakat setempat. Menariknya, kegiatan ini juga diikuti oleh siswa-siswi Sekolah Dasar yang hadir dengan penuh antusias didampingi para guru.

Aksi penanaman pohon yang dilakukan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus langkah nyata mitigasi bencana, khususnya di wilayah rawan longsor seperti Bukit Cinta Kembar.

Dalam sambutannya, Sekmat Cikajang, Ratu Ayu Dinar Wira Pertiwi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keseimbangan alam. Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya seremoni, tetapi harus menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan semua pihak, termasuk generasi muda, agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh sejak dini.

Sementara itu, Danramil 1116/Cikajang, Kapten Inf Cacu Ruswandi, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan penghijauan merupakan bagian dari komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa penghijauan merupakan langkah strategis dalam mencegah terjadinya bencana alam seperti longsor.

Kepala Desa Mekarjaya, Dedi Setiawan, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Paguyuban Kolaborasi Hijau Garut telah memberikan dampak positif bagi wilayahnya, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi warga untuk lebih peduli terhadap kondisi alam di sekitarnya. Kami berharap upaya penghijauan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Mekarjaya,” ungkapnya.

Kolaborasi Hijau ke-68 ini tidak hanya menjadi ajang penanaman pohon, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah, TNI, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam menjaga bumi.

Dengan semangat gotong royong, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah kecil yang berdampak besar, menciptakan lingkungan yang lebih hijau, aman, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (Cepi Gantina)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.