
BN News. Banyumas – Dalam suasana diskusi yang sarat makna dan nuansa spiritual, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, H. Ibnu Asaddudin, memimpin rapat strategis bersama jajaran staf di Kantin Barokaturrohim Kemenag Banyumas, Rabu (22/04/2026).
Pertemuan ini membahas percepatan program prioritas menyusul dinamika anggaran dan kebutuhan SDM bersertifikat.
Dengan nada tegas dan penuh harap, Ibnu menekankan arah kebijakan yang realistis dan membumi.
“Maksimalkan yang ada, jangan bermimpi berlebihan. Negara harus hadir di tengah umat. Jangan terjebak aura negatif, jangan sibuk membicarakan orang atau peristiwa, tapi fokuslah pada konsep dan gagasan,” tegasnya, mengingatkan pentingnya orientasi kerja yang solutif dan berintegritas.
Ia juga memaparkan penguatan struktur pelaksana program, mulai dari PPSPM, KPA, hingga pengelola kegiatan dan keuangan yang akan didampingi tenaga ahli dari Kemenag. Langkah ini, menurutnya, adalah bentuk keseriusan dalam memastikan tata kelola yang profesional dan akuntabel di lingkungan Kemenhaj dan Kemenag Banyumas.
Dalam sektor pembangunan, Ibnu mengungkapkan rencana strategis berbasis SBSN.
“Tahun 2027 akan dibangun KUA Excellence tiga lantai senilai Rp5 miliar di wilayah timur. Tahun 2028, disiapkan anggaran Rp3–5 miliar untuk MIN 2, MIN 3, dan MAN 3. Untuk KUA yang belum memiliki lahan, usulan harus masuk tahun 2026 melalui hibah masyarakat dan pemda,” jelasnya lugas dan terarah.
Tak hanya itu, pembaruan data dan sistem juga menjadi fokus. Integrasi data calon pengantin dengan Dukcapil melalui aplikasi MAS-DANI diharapkan mempermudah layanan publik.
“Setelah akad nikah, KTP dan KK akan langsung terbit. Ini bentuk pelayanan cepat dan terintegrasi negara kepada masyarakat,” tandasnya optimistis.
Ia juga menyoroti percepatan penyelesaian pembangunan KUA Ajibarang yang ditargetkan rampung 15 Juni serta penanganan teknis lingkungan kantor seperti banjir dan sanitasi.
“Masalah kecil jangan dianggap sepele. Air dan bau harus ditangani serius demi kenyamanan kerja dan pelayanan,” pesannya penuh kepedulian.
Dalam bidang pemberdayaan umat, capaian wakaf uang menjadi sorotan utama. Banyumas berhasil mengumpulkan Rp4,5 miliar dan menempati peringkat pertama se-Jawa Tengah.
“Ini bukan sekadar angka, tapi gerakan spiritual. Kita targetkan Banyumas menjadi Kota Wakaf melalui gerakan wakaf uang produktif,” serunya penuh semangat.
Menambahkan arahannya, Ibnu juga menyinggung program lintas sektor yang menyentuh langsung kebutuhan ASN dan masyarakat.
“Banyumas akan mengirim ASN Kemenag dalam ajang MTQ KORPRI tingkat provinsi hingga nasional. Untuk operasional kegiatan Korpri, akan dibahas lebih lanjut melalui iuran anggota sebagai bentuk gotong royong,” ujarnya.
Ia juga memastikan agenda sosial keagamaan berjalan tepat waktu.
“Insentif guru ngaji lintas agama, Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu, akan diserahkan 29 April 2026 di Pendopo bersamaan dengan pelepasan jamaah haji,” jelasnya.
Dalam diskusi lanjutan yang berlangsung hangat, Ibnu turut membahas persoalan krusial dunia pendidikan agama.
“Kekurangan guru agama di SD, SMP, SMA, dan SMK akan kita atasi dengan redistribusi dari madrasah yang kelebihan guru. Ini juga untuk mengurai kendala pembayaran TPG, dan akan segera dipetakan oleh jajaran terkait,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah.
“THR TPG GPAI sudah dibayarkan oleh Pemkab, terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah memperjuangkan kebahagiaan para guru,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menargetkan percepatan peningkatan kualitas guru.
“Sebanyak 191 GPAI yang belum PPG akan segera dituntaskan dengan dukungan anggaran Pemkab. Selain itu, pemetaan formasi CPNS juga disiapkan untuk mengatasi kekurangan guru agama lintas agama di tahun mendatang,” paparnya penuh keyakinan.
Menutup arahannya, Ibnu mengajak seluruh jajaran untuk menjaga semangat kolaborasi dan keikhlasan dalam bekerja.
“Yakinlah kita mampu. Jangan ikut-ikutan energi negatif. Hadirkan solusi, tebarkan manfaat, dan jadilah wajah negara yang dirasakan langsung oleh umat,” pungkasnya dengan nada tegas dan menggugah.
(Kontributor : Djarmanto-YF2DOI//Redaksi)


















