SMP Perantara Kobarkan Api Semangat RA Kartini, Perempuan Harus Berani Bermimpi dan Berkarya

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN News. Banyumas || Peringatan Hari Kartini di SMP Persada Insan Nusantara Sokaraja, Banyumas, berlangsung khidmat sekaligus menggugah jiwa, menyalakan kembali api perjuangan emansipasi melalui karya dan ekspresi generasi muda. Selasa (21/04/2026).

Momentum ini menjadi ruang suci bagi para siswa untuk meneladani semangat juang R.A. Kartini dalam menjemput cahaya ilmu dan masa depan.

Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang berlangsung penuh hikmat, dengan petugas dari kelas VII A serta pembina upacara Kepala Sekolah, Mohammad Husain, S.Pd., M.Si.

Dalam amanatnya, ia menegaskan, “Perempuan harus mengambil peran penting dalam dunia pendidikan, meneladani semangat Kartini yang menjadikan ilmu sebagai jalan menuju kemajuan dan kemuliaan hidup.”

Lebih lanjut, ia mengingatkan dengan penuh ketegasan, “Jangan pernah takut bermimpi, jangan ragu untuk belajar, karena masa depan bangsa ini lahir dari keberanian generasi mudanya, terutama para perempuan yang tangguh dan berilmu.” Pesan tersebut menggema, menembus relung hati para peserta upacara.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan “Mimbar Bebas Kartini”, sebuah panggung ekspresi yang menjelma menjadi taman kreativitas siswa. Beragam karya ditampilkan dengan penuh semangat, mulai dari poster, lukisan, puisi, hingga cerpen, yang semuanya mencerminkan keberanian berpikir dan keindahan rasa.

Salah satu peserta, Andrea Winola dari kelas VII A, mengungkapkan kesannya dengan penuh haru, “Kegiatan ini sangat berkesan bagi saya, karena saya semakin memahami perjuangan Kartini dan pentingnya perempuan untuk terus belajar serta berani berkarya.”

Ia juga menegaskan harapannya, “Melalui Mimbar Bebas Kartini, saya merasa lebih percaya diri untuk mengekspresikan diri. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan karena sangat menginspirasi kami sebagai siswa.”

Momentum ini menjadi cermin bahwa semangat Kartini tidak pernah padam, melainkan terus hidup dalam jiwa generasi muda yang berani tumbuh, berkarya, dan bersuara.

Peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan batin menuju kesetaraan dan kemajuan melalui pendidikan.

Sebagai penutup yang sarat makna, tersirat pesan kuat bagi seluruh generasi, “Bangkitlah wahai generasi Kartini masa kini, isi hari-harimu dengan ilmu, hiasi langkahmu dengan karya, dan jadikan keberanian sebagai jembatan menuju masa depan yang gemilang.”

(Kontributor : Yesi/Djarmanto-YF2DOI//Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.