Mengenal Sosok Idam Khalid Pendiri sekaligus Direktur LPK IKMTC

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN News. Timika || Idam khalid sebagai pendiri sekaligus direktur Lembaga Pelatihan Keterampilan Kerja Idaman Karya Mandiri Training Center (IKMTC) di Timika Papua Indonesia, Idam Khalid adalah mantan karyawan PT Freeport Indonesia dan juga koordinator instruktur khusus di beberapa bidang. Bidang keahliannya di Departemen Quality Management Services QMS and Organization Development (OD) PT Freeport Indonesia merangkap sebagai dosen di Institut Pertambangan IPN Nemangkawi. selanjutnya Idam Khalid juga sebagai direktur Lembaga Pelatihan Kerja Idaman Karya Mandiri Training Center (IKMTC) bertempat di Timika Papua Indonesia sebagai instruktur nasional yang juga kegiatan sehari hari melakukan in house training sampai ke beberapa daerah di Papua, Jakarta dan daerah Sumatera.

Saat jumpa pers oleh wartawan Bela Negara News, Pak Idam mencurahkan isi perusahan kepada media bahwa ada terjadi ketimpangan sosial di mana tidak terciptanya keadilan bagi warga masyarakat di Papua Timika telah terjadi pemecatan PHK massal Tragedi Pemogokan Tahun 2017 sekitar kurang lebih delapan ribu tiga ratus 8300 karyawan terlantar di Timika bukan saja orang asli Papua tetapi seluruh masyarakat Indonesia dari bergai kalangan suku budaya putra putri terbaik Indonesia terkena dampak PHK sehingga hal ini sangat merugikan mereka baik secara materil dan imateril fisiologis mereka sangat terganggu, saya sangat memahami prosedur hukum yang berlaku di negara kita. Tetapi negara juga harus mendukung lembaga saya untuk membina tumbuh kembang anak-anak mereka untuk bisa juga di latih di lembaga pelatihan saya agar mereka dapat melanjutkan kesetaraan ekonomi keluarga, dengan lembaga ini saya yakin dapat menghilangkan tingkat pengaguran dan juga tingkat kekerasan di Kota Timika.

Idam Khalid mengkritik ada lembaga abal-abal yang ingin buat tandingan dengan lembaga saya dan ternyata tidak efektif di perusahaan Freeport maka saya minta kepada pemerintah pusat menekan pemerintah daerah untuk lebih perketat lembaga pelatihan yang tidak punya ijin jelas mohon untuk di cabut inijnya dan Perda Timika mohon hàrus kritis terhadap hal ini. Sebab masih banyak anak Papua asli dan anak pendatang tetapi lahir besar tamat sekolah di Timika masih mengagur sampai saat ini.

“Disnaker Kota Timika Tolong,,!! perketat proyek gelap oknum tertentu yang HR tenaga kerja dari luar kota Timika dalam hal ini Jakarta, dari Jakarta Gunakan pesawat langsung naik kerja di Tembagapura, dan data saya dapatkan dari Freeport ternyata mereka dipaksakan untuk bekerja tetapi secara pendalaman skill masih kosong sebab mereka di training oleh orang yang baik mantan karyawan Freeport seperti saya,” tegas Idam Khalid.

Untuk itu lembaga saya telah buka resmi dan saya sudah banyak training anak-anak di segala bidang ada pengelasan, alat berat, lower, excavator truk semua unit alat berat ada yang sudah rekomendasi untuk bekerja di luar negeri saya ditelpon dari negara asing untuk meminta peserta didik saya dan banyak yang bekerja di luar negeri. Tetapi banyak juga dari anak-anak kita yang tidak mau tawaran keluar negeri.

Saya bertanya kepada mereka apa alasan kamu tidak mau ke luar negeri, jawab mereka kami hanya mau bekerja di PT Freeport Indonesia sebab bapak saya tete (kakek-red) saya pernah bekerja di Freeport makanya saya hanya mau bekerja di Freeport tidak mau ke luar negeri jawab mereka, mohon dukungan dan kerjasama perkuat Perda di Timika dan lembaga kerja saya akan siap melatih siswa training saya siap secara matang memenuhi standar K3 kerja Freeport, agar kualitas pekerja hàrus di nilai tiga kontak point yaitu: 1 Mendengar 2 Safety 3 Produksi. Maka perusahaan Freeport akan tetap jaya produksi tercapai pekerja juga secara safety tetap number one, Freeport jaya negara sejahtera.

Saya juga berterima kasih kepada presiden Freeport bapak Tony Wenas, yang juga sudah membuka ruang untuk lembaga kerja saya untuk bisa bermitra dengan Freeport. Salam sehat buat bapak semoga respon bapak kepada lembaga saya menjadi berkat Tuhan Yang Esa memberkati bapak Tony Wenas beserta keluarga,” pungkas Idam Khalid direktur lembaga pelatihan kerja Idaman Karya Mandiri Training Center (IKMTC). (Hopni.AY).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.