
BN NEWS, Cianjur || Upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka antara aparat kewilayahan dan kalangan mahasiswa terus diperkuat. Komandan Kodim 0608 Cianjur Letkol Inf Bistok Barry Simarmata menerima kunjungan silaturahmi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kabupaten Cianjur di Makodim 0608 Cianjur, Kamis 23 April 2026.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi ruang dialog strategis untuk membahas berbagai isu aktual sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah. Dalam suasana terbuka, mahasiswa dan TNI berdiskusi langsung, menegaskan bahwa komunikasi menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Dandim menekankan pentingnya mengedepankan dialog dibandingkan aksi turun ke jalan. Menurutnya, setiap aspirasi mahasiswa akan diterima sebagai masukan konstruktif demi kemajuan bersama. Ia juga menegaskan bahwa terkait kasus penyiraman air keras yang sempat menjadi perhatian publik, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan saat ini tengah diproses sesuai hukum yang berlaku.
Ia menambahkan bahwa prajurit TNI selalu berpegang pada nilai-nilai dasar pengabdian, termasuk tidak menyakiti hati rakyat. Prinsip tersebut menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
Lebih jauh, Dandim membuka peluang kolaborasi nyata antara mahasiswa dan TNI dalam pembangunan daerah. Mahasiswa didorong untuk berkontribusi melalui berbagai program, seperti penguatan manajemen koperasi desa, kegiatan pembinaan fisik, olahraga bela diri, hingga aksi sosial kebersihan lingkungan.
“Kita semua punya peran dalam membangun Cianjur. Perbedaan latar belakang bukan penghalang, justru menjadi kekuatan untuk bergerak bersama,” ujarnya.
Perwakilan Aliansi BEM dari sembilan kampus menyambut positif keterbukaan tersebut. Mereka menilai forum ini menjadi langkah penting dalam membangun kesepahaman serta memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan daerah.
Silaturahmi yang turut dihadiri jajaran Kodim ini berlangsung aman dan lancar hingga selesai. Pertemuan ini menjadi penanda bahwa sinergi antara TNI dan mahasiswa bukan hanya wacana, melainkan komitmen bersama untuk menghadirkan ruang dialog yang sehat, solutif, dan berkelanjutan.
Dari ruang diskusi ini, harapan besar pun menguat: Cianjur yang lebih kondusif, kolaboratif, dan terus bergerak maju dengan kekuatan kebersamaan. (Pendim 0608-Red)



















