
Reporter : Saelan
Sumber. : Humas Rutan Klas II B Banyumas
BN News || Banyumas~
Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHam) Jawa Tengah hari ini melakasanakan prosesi Serah terima jabatan (Sertijab) , 2 (dua) Pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT). Rabu (22/12/2021).
Pelaksanaan Sertijab disaksikan langsung oleh Kakanwil A.Yuspahruddin, serta dihadiri sertijab Plt Kadiv Pemasyarakatan Supriyanto, Kalapas Kelas l Batu Nusakambangan, Jalu Yuswa Panjang, Kabag Program dan Humas Bidhiarso Widhyarsono, dan Kepala UPT Se Ek Karesidenan Banyumas.
Sementara dari ekternal hadir Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dan APH instansi terkait di Kabupaten Banyumas.
Adapun kedua Kepala UPT tersebut yaitu
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto dan Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas.
Kalapas Purwokerto yang baru saat ini dijabat oleh Ignatius Gunaidi menggantikan Sugito yang diberi amanah untuk menjadi Kabid Pembinaan Bimbingan & TI di Kanwil Kalimantan Selatan.
Sementara Karutan Banyumas baru dijabat oleh Agung Nurbani, dan Karutan lama Winarso menjabat sebagai Kalapas Kelas IIB Slawi.
Kakanwil menyampaikan kepada Ka.UPT yang baru untuk terus melanjutkan sinergitas yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Daerah, Instansi, dan APH terkait.
“Mudah-mudahan selanjutnya tetap dapat mempertahankan sinergitas itu, karena kita tidak bisa kerja sendiri, pasti tidak bisa kerja sendiri,” ujar Yuspahruddin.
Lanjutnya Kepala UPT yang baru, saya titip pesan untuk terus melakukan sinergitas,” harapnya menambahkan.
Kakanwil juga berpesan Kalapas dan Karutan yang baru untuk terus mempelajari ilmu dan pengetahuan yang sudah menjadi amanahnya.

“Kalau sudah jatuh wajib sesuatu kepada seseorang maka wajib juga ilmu terhadap sesuatu itu, maka saya berharap untuk belajar pengetahuan tentang itu,” tandas Yuspahruddin.
Mengakhiri sambutannya, Kakanwil mengutip salah satu hadist tentang muflis dimana seseorang pada kiamat nanti membawa amal ibadah tetapi ketika di dunia menyiksa orang mengambil hak orang, menuduh orang dengan tidak benar, maka pahalanya diberikan kepada orang yang didzoliminya tadi.
“Saya mengingatkan kepada Pak Kalapas Karutan itu dekat dengan hal semacam itu, harus berhati-hati jangan menyusahkan orang, jangan mengambil hak orang, aturan dijalankan, apalagi kita sudah bertekad untuk menjadikan Lapas Rutan menjadi Lapas Rutan yang Zona Integritas,” tegasnya.



















