Tim Satgas SIRI Amankan DPO Tersangka Dugaan Korupsi Asal Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat

  • Whatsapp

Sharing is caring!

Bacaan Lainnya

BN News. Jakarta || Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan buronan yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat. DPO tersebut diamankan pada Rabu 17 Juni 2026 di Jl. Pakubuwono, Jakarta Selatan.

Identitas Buronan yang diamankan, yaitu:

Nama/Inisial : BSN

Tempat lahir : Lubuk Alun

Usia/Tanggal lahir : 53 Tahun/18 September 1973

Jenis kelamin : Laki-laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Agama : Islam

Pekerjaan : Wiraswasta

Alamat : Komp. Griya Mawar Sembada Indah Blok A/9-10 RT 006/RW 001, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang

Bahwa Tersangka BSN diamankan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen oleh Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Ahmad Yani Padang kepada PT Benal Ichsan Persada.

Berdasarkan hasil BPKP dengan Nomor: PE.03.03/SR933/PW03/05/2025 tanggal 11 juli 2025 terkait laporan hasil audit PKKN atas dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Padang dan Sentra Kredit Menengah Pekanbaru kepada PT Benal Ichsan Persada tahun 2012 s.d 2020, yang mana hasil audit menunjukan penyimpangan yang menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp34.000.000.000 (tiga puluh empat miliar rupiah).

Saat diamankan, tersangka bersikap kooperatif sehingga prosesnya berjalan dengan lancar. Selanjutnya, Tersangka BSN dititipkan sementara di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk kemudian ditindaklanjuti.

Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum. Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi buronan.

(Seno HS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.