BN NEWS | Cianjur Jumat, 3 Juli 2026 Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan melakukan kunjungan kerja ke Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) Cianjur yang berlokasi di Rumah Sakit Edelweis, Rabu (1/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja berjalan optimal.
Rombongan Dewas dipimpin Ketua Dewas Dedi Hardianto dan didampingi anggota Dewas Swartoko, Sudarso, Ujang Romli, Abdurrakhman Lahabato, Sumarjono Saragih, serta Alif Noeriyanto. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian.
Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau berbagai fasilitas pelayanan di RS Edelweis yang merupakan mitra BPJS Ketenagakerjaan sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) di Kabupaten Cianjur. Dewas juga menyempatkan diri menjenguk salah seorang peserta Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang tengah menjalani perawatan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk memastikan kualitas layanan serta kepatuhan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada peserta.
“Hari ini kami mendampingi kunjungan kerja Tim Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan ke PLKK Cianjur yang berada di RS Edelweis. Tim Dewas turun langsung untuk memastikan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal,” ujar Alpian.
Ia menjelaskan, fokus utama kunjungan Dewas adalah memastikan seluruh hak peserta terpenuhi tanpa hambatan.
“Tim Dewas juga telah melihat langsung kondisi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sedang dirawat akibat kecelakaan kerja. Alhamdulillah seluruh pelayanan berjalan dengan baik,” katanya.
Alpian menegaskan, PLKK dibentuk untuk memberikan layanan medis yang komprehensif kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja, mulai dari penanganan awal hingga proses pemulihan.
“PLKK hadir untuk memberikan pelayanan terbaik bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja. Kami memastikan peserta memperoleh perawatan medis terbaik hingga sembuh tanpa terkendala biaya,” pungkasnya.
(Jurnalis: Warsito)

















